Aendra Medita Anggap Zaadir Pembuka Tabir Depok

Aendra Medita Anggap Zaadir Pembuka Tabir Depok
Jakarta, Obsessionnews.com- Aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, Zaadit telah berani mengeluarkan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat orang nomor satu di Indonesia itu sedang memberikan kata sambutan pada acara Dies Natalis ke-68 UI dan peresmian Forum Kebangsaan UI, Jumat (2/2/2018). Seperti diketahui, ada tiga tuntutan yang ingin disampaikan Ketua BEM UI, yakni segera tuntaskan persoalan gizi buruk di Asmat, Papua, menolak tegas rencana pengangkatan Plt gubernur dari kalangan Polri aktif, dan menolak draf Permendikti tentang Organisasi Mahasiswa yang dianggap membatasi pergerakan mahasiswa. Pihak otoritas UI menyesalkan perbuatan mahasiswa tersebut. Namun banyak kalangan mendukung apa yang dilakukan Zaadit. Seperti adanya ribuan tangan Petisi untuk Zaadit, Minggu (4/2). Mereka meminta pihak otoritas UI agar tak memberikan sanksi kepada pria yang tengah memperjuangkan nasib rakyat Indonesia ini. PembukaTabir dari Depok di Jawab di Situbondo Praktisi komunikasi Aendra Medita mendukung aspirasi yang dilakukan Zaadit. Berikut ungkapan dari Aendra: Dalam sekejap pluit itu mengema sampai ke sudut-sudut Nusantara. Padahal tak ada pertandingan yang megah saat itu. Tapi pluit itu kadung menukik tajam, lepas  kuat dan tuntas dari seorang mahasiswa yang kritis dan cerdas yang ditujukan langsung ke sang Presiden. Kartu kuning sesuai warna almamater mengguncang. Selama ini kritik menjadi angin. Kini Pluit itu menggiang gendang telingga yang dalam.Diujung sana ada yang bantah bahwa tak ada prittt pluit di Depok itu. Ah itu cuma komunikasi verbal alibi strategi dari mantan jubir komisi Kuningan yang kini jadi jubir Medan Merdeka Utara. Kenyataannya ada pengamanan buat sang mahasiswa itu dari paspamres. Priittt Pluit itu tergiang.Pluit kritik itu menohok langsung usai pidato yang mulia tuan Presiden. Pluit itu datang langsung dari sang Ketua BEM UI Mohammad Zaadit Taqwa. Dua adegan unjuk rasa itu ada di stasiun kereta UI dimana menyambut kedatangan ke Balairung dalam dies natalis.Tapi Pluit itu begitu memekik, menguncang Nusantara dalam kisah negeri pekan ini. Kisah pluit ini juga mengubur berita yang baru saja mucul dari kritik jurnalis senior dari Asia Times John McBeth dimana sang Presiden sebut  “Sooner or later, the smoke and the mirrors will inevitably lift to reveal hard realities,”Dalam Peristiwa John McBeth dan Mohammad Zaadit Taqwa (Zaadit) adalah momen kritik terjadi dan semua mengarah Istana atau kekuasan saat ini. Seandainya saja yang dilakukan Asia Times itu yang melakukan media lokal (Indonesia) niscaya akan kesandung itu media. Tapi karena media luar adem- ayem saja cuma hiruk-pikuk apologi yang seliweran di antara medsos.Kasus Zaadit adalah sebuah pemantik unik bagi kampus saat ini, dimana saat ini kampus cenderung sunyi sepi tanpa kritik. Kritik hijrah ke dunia lain yaitu hanya ada di ruang media social yang ramai.Kejadian pluit kartu kuning Zaadit menghentak dan pekik mengetarkan dalam keheningan kampus yang selama 3 tahun ini sunyi. Sunyinya kampus dalam belakangan ini bahkan cenderung hanya sebagai kebisuan yang dikunjungi agar diharapkan bikin kampus jurusan Pengilingan Padi dan jurusan sosial media.TAPI TAK DISANGKA DARI DEPOK MENGUNCANG PRITT PLUIT DAN KARTU KUNING YANG MENGEJUTKAN PENUH KEKUATAN MAKNA DAN SIMBOL MULTI TAFSIR.Seliweran komentar, pasukan yang anti kritik panas seperi tanpa nalar. Mereka menyebut ada yang tunggangi dari mantan caleg partai menunggangi mahasiswa itu. Ada juga yang bela mengakui kakak kelas dan menyebut adik-adik bahwa kisah sukses sang juragan bla,,,bla..Ada juga menyudutkan Zaadit kader yang ormasnya di berangus Perppu. Yang nyinyir Bong istilah Rocky Gerung bahwa bong itu tetap nyinyir: Ada yang mengatakan itu akun Twitter Zaadit di gembok takut. Yang ini Buzzer bayaran yang bela sejumlah kasus bayaran termasuk bela kasus pelecehan seks di sekolah JIS.Sejumlah alibi bergulir. Namun kini harus diakui  Zaadit tetap panutan saat ini. Anak ini harus dikawal agar tidak di kriminalisasi, begitu Meme dukungan penuh bagi Zaadit.ROCKY GERUNG MENYEBUT JUGA DI TWITTERNYA: SEORANG MAHASISWA MENUNJUKAN AKAL SEHAT, SEKOLAM BONG SAHUT-MENYAHUT MENISTANYA. AJAIB DUNGUNYA.Ari Wibowo, Mantan Sek Jend BEM UI berkisah dalam tulisan panjang dan menjadi viral “Keberanian dan kegagahan Loe memberi semangat baru, Perlawanan kepada rezim yg sudah merusak tatanan bangsa, Mengubur jauh-jauh cita-cita reformasi, Dan menyengsarakan rakyat ini, tulisnya.Gw nangis liat loe ngacungin kartu kuning ke JKW dengan gagah beraniTernyata, dikampus kebanggaan bangsa Indonesia dan kebanggaann para aktivis sepanjang jamanMasih ada anak2 muda pemberani kayak elo, lanjutnya“Setelah belakangan ini aktivis UI kayak lenyap ditelan bumiGak kedengeran lagi lantang suaranya mengkritisi penguasa yg makin menyiksa rakyat sendiriMalah, sebagian aktivis lainnya asyik menikmati makan malam bareng penguasa yg menindas ini,” lanjutnya.Ari juga dikalimat akhirnya memuji: Meski, abang senior l. (Popi)