Aktivis Pergerakan Islam Bersatu Desak Presiden Copot Kapolri Tito

Aktivis Pergerakan Islam Bersatu Desak Presiden Copot Kapolri Tito
Jakarta, Obsessionnews.com - Aktivis Pergerakan Islam Bersatu (API BERSATU) mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk segera memberhentikan Tito Karnavian dari jabatan Kapolri. Pernyataan sikap tersebut ditegaskan oleh kalangan tokoh ormas Islam di Jakarta, Rabu (30/1/2018). Kapolri Jenderal Tito Karnavian dinilai telah berulang kali meresahkan umat Islam dan telah mengotak-ngotakkan  umat Islam Indonesia, serta berbagai ucapan dan tindakannya yang tidak layak. Bahkan, terakhir Kapolri Tito dalam pidatonya secara terbuka menuduh ormas-ormas Islam di luar NU dan Muhammadiyah sebagai kelompok yang ingin merontokkan NKRI. Selain itu, Ketua API Bersatu, DR Asep Syaripudin menambahkan, berdasarkan resolusi umat terhadap pernyataan Tito Karnavian, Aktivis Pergerakan Islam Bersatu (API Bersatu) mengajak umat Islam, pada hari Kamis, 1 Februari 2018, untuk melakukan sholat zuhur di Cut Meutia, dan dilanjutkan ke Istana Negara guna mengantar surat untuk presiden agar mencopot KAPOLRI. Berikut PERNYATAAN SIKAP Aktivis Pergerakan Islam Bersatu (API BERSATU) :Bismillahirrahmanirrahim Mencermati respon psikologis, moral dan akademis umat Islam Indonesia terhadap pernyataan Kapolri, Jenderal Pol. Tito Karnavian yang viral di media sosial, telah menafikan peran komponen-komponen umat Islam di luar NU dan Muhammadiyah, maka dengan rasa tanggungjawab kami kepada umat Islam, bangsa dan negara menyatakan sikap sebagai berikut:   1) Menolak dengan tegas tuduhan yang tidak berdasar dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada ormas-ormas Islam di luar NU dan Muhammadiyah sebagai kelompok yang ingin merontokkan NKRI.   2) Mengecam Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang telah berulang kali meresahkan umat Islam dan telah mengkotak-kotakkan umat Islam Indonesia terbelah menjadi dua kubu, yaitu umat Islam yang tetap mempertahankan NKRI dan umat Islam yang ingin merontokkan NKRI.   3). Mengecam pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tentang pemahaman Sejarah Indonesia yang keliru bahwa hanya NU dan Muhammadiyah sebagai pendiri negara, sekaligus menjatuhkan kredibilitas Korps Kepolisian RI di mata rakyat Indonesia khususnya umat Islam   4). Mengecam Kapolri yang seharusnya sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pemersatu umat, justru menjadi Pemecah belah umat, yang berpotensi MERONTOKKAN Keutuhan NKRI.   Maka Kami berkesimpulan bahwa: Saudara Tito Karnavian tidak layak dan tidak pantas menduduki jabatan sebagai KAPOLRI . Berdasarkan fakta di atas maka kami: Mendesak Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk segera memberhentikan Saudara Tito Karnavian dari Jabatan Kapolri.   Demikian Pernyataan sikap ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian bapak Presiden RI dan seluruh rakyat Indonesia agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang. Billahittaufiqwalhidayah, Wassalam   Jakarta, 31 Januari 2018Aktivis Pergerakan Islam Bersatu (API BERSATU) Ketua : Ust. Asep Syaripudin Sekretaris : Dr. KH. Bukhori Abdul Shomad, MA Anggota:
  1. Prof. Dr. H. Amin Rais. MA
  2. KH. Drs. M. Siddiq. MA
  3. Muh. Usamah Hisyam
  4. Ir. Ahmad Doli Kurnia.
  5. KH. Shobri Lubis. Lc
  6. KH. Misbahul Anam
  7. H. Slamet Maarif, S.Ag., MM
  8. H. Candra Kurnia
  9. HM. Mursalin
  10. Ir. H. Idris Zaini, MM
  11. Ir. Muhammad Saleh Khalid
  12. Abdul Malik, SE, MM
  13. Taufiq Rahman
  14. Ir. Supriyadi
  15. Drs. Manimbang Khariyadi
  16. KH. A. Bukhori Muslim. MA
  17. KH. Farid Okbah, MA
  18. Hardi Kusna
  19. Ir. H. M. Nur Sukma
  20. Ibu Khamsani
  21. Ir. Umi Hafid
  22. Abu Bakar Herumaking
  23. Anwar Esfa
  24. Fachri Sangaji
  25. Syaefudin
  26. Djaya Rahmat
  27. Bachtiar
  28. J. Aryanto