Sutarmidji dengan Segudang Prestasi Membangun Pontianak

Sutarmidji dengan Segudang Prestasi Membangun Pontianak
Pontianak, Obsessionnews.com - Sutarmidji adalah Wali Kota Pontianak dua periode asal Kalimantan Barat. Di bawah kepemimpinannya, Sutarmidji berhasil membuat beberapa kemajuan pembangunan kota, terutama di bidang infrastruktur. Tidak seperti pendahulunya yang menekankan pada pembangunan yang wah, Sutarmidji menekankan pada perbaikan-perbaikan fasilitas dan pelayanan, di antaranya pelebaran jalan-jalan utama, perbaikan lebih dari seribu rumah yang tak layak huni, pembangunan kembali pasar-pasar tradisional dan sekolah-sekolah negeri, perbaikan gang dan saluran air, meningkatkan kualitas puskesmas, pembangunan RSUD baru yang menerapkan sistem rumah sakit tanpa kelas, pembangunan dan penataan taman-taman publik seperti Taman Alun Kapuas dan Taman Digulis. Di bidang birokrasi, demi mempercepat pelayanan, Sutarmidji menerapkan pelayanan satu atap dalam mengurus perizinan. Jumlah perizinan pun dipangkas dari yang sebelumnya 99 jenis izin hingga menjadi hanya 14 jenis perizinan. Transparansi juga dikedepankan dengan mempublikasikan APBD Kota Pontianak serta penggunaan dana Bantuan Sosial melalui koran maupun situs Pemkot Pontianak. Sejak tahun 2011, Laporan Keuangan Pemeritah Daerah (LKPD) Kota Pontianak selalu mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Pada tahun 2015, Kota Pontianak dianugerahi predikat pelayanan publik terbaik se-Indonesia oleh ORI. Di awal tahun 2018, Sutarmidji kembali menorehkan prestasi atas kinerjanya dalam menjadikan Kota Pontianak sebagai kota dengan pelayanan publik terbaik se-Indonesia. Tak tanggung-tanggung tiga penghargaan yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) sebagai kota dengan role model penyelenggaraan pelayanan publik kategori baik dan sangat baik disabet sekaligus. Penghargaan bergengsi tersebut ditujukan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta RSUD Kota Pontianak dengan kategori sangat baik. Penghargaan sebagai role model penyelenggaraan pelayanan publik kategori baik dan sangat baik ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap 72 Kabupaten-Kota Role Model sesuai dengan KepmenPANRB Nomor 21 Tahun 2017 tentang penetapan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kementerian/Lembaga dan unit penyelenggaraan pelayanan publik sebagai Lokasi penyelenggaraan evaluasi pelayanan publik tahun 2017. Sutarmidji bersyukur atas diterimanya tiga penghargaan tersebut di awal tahun ini. Penghargaan tersebut menurutnya merupakan persembahan untuk ASN Kota Pontianak atas kinerja terbaiknya selama ini. "Alhamdulillah hari ini kota Pontianak mendapat tiga penghargaan layanan publik dari Menpan RB. Ini persembahan untuk ASN Kota Pontianak," ungkapnya. Sutarmidji lahir di Pontianak, pada 29 November 1962. Ia merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara yang lahir dari pasangan Tahir Abubakar dan Djaedah. Ayahnya hanya seorang pegawai biasa di Departemen Agama di Pontianak, yang sebelumnya pernah aktif di Partai Masyumi. Pendidikan dasar diselesaikannya di SDN 54 Pontianak pada tahun 1974 dan pendidikan menengah pertama diselesaikan SMPN 1 pada tahun 1977. Ia menjadi alumni SMA Santo Paulus tahun 1981, kemudian memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Tanjungpura pada tahun 1986 dan Magister Humaniora di Universitas Indonesia pada 1993. Dia mengawali karier sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura pada tahun 1987 hingga tahun 2000. Sutarmidji menjabat sebagak Walikota Pontianak dua periode. Keberhasilannya membangun Kota Pontianak menjadi modal besar untuk maju dalam bursa pencalonan Gubernur Kalimantan Barat 2018. Konsistensi dan komitmen membangun negeri tidak mau terhenti hanya sebatas menjadi Walikota. Sutarmidji ingin terus berkarya bersama masyarakat Kalbar. (Has)