Mensos Idrus Marham Dorong Karang Taruna Ikut Atasi Masalah Bangsa

Mensos Idrus Marham Dorong Karang Taruna Ikut Atasi Masalah Bangsa
Denpasar, Obsessionnews.com - Karang Taruna memiliki modal sosial dan politik yang kuat. Hal Ini bisa dilihat dari jaringan kepengurusannya yang mengakar sampai level RT/RW di seluruh pelosok tanah air. "Kondisi ini memungkinkan Karang Taruna efektif menelurkan gagasan yang bisa menjadi solusi dari berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. Ini adalah latar belakang pembentukan Karang Taruna, dan saya mau Karang Taruna menjadi kekuatan ide untuk bersama-sama mengatasi masalah bangsa yang makin kompleks ini," kata Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham ketika menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Karang Taruna 2018 dan Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (25/01/2018). Dalam siaran pers Humas Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterima Obsessonnews.com, Jumat (26/1), Mensos mengingatkan hakekat Karang Taruna adalah kritis melihat masalah yang melanda masyarakat dan dengan olah gagasan mencari solusi masalah tersebut, dan bekerja bersama-sama dengan kelompok masyarakat yang lain. "Jadi Karang Taruna juga merupakan perekat kesatuan masyarakat. Ini penting di tengah masyarakat yang mengalami tantangan serius terhadap kemajemukan bangsa. Karang Taruna bisa tampil di sebagai garda terdepan menjadi perekat bangsa," kata Idrus. Juga, lanjutnya. karena kebersamaan pula bagi Karang Taruna diyakini tidak ada masalah bangsa yang tidak bisa diselesaikan. "Sebab, semua potensi bangsa diakomodasi, termasuk dengan mengoptimalkan potensi lokal setiap daerah dimana mereka berada," tegasnya. Syaratnya tentu saja Karang Taruna harus solid di RT dan RW di masing-masing. Kalau sudah begitu, kata Idrus, Karang Taruna menjadi modal ekonomi-sosial-politik yang bisa digerakkan kemana saja untuk memajukan bangsa. Berantas Penyakit Sosial Sementara itu Ketua Umum Karang Taruna Didik Mukrianto menyatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen kuat bersama-sama penerintah mengatasi penyakit sosial, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu masalah sosial seperti pengangguran, diantisipasi Karang Taruna dengan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE). "Selain meningkatkan kemandirian ekonomi, usaha seperti ini juga membuat pemuda lebih produktif memanfaatkan waktunya. Sehingga relatif menjauh dari pengaruh negatif dari lingkungan," tutur Didik. Ancaman lain bagi pemuda saat ini adalah pengaruh ideologi radikal, yang banyak menyebar melalui media sosial dan media berbasis internet. Didik mengajak semua generasi muda, agar bijak menggunakan internet.(arh)