Bawaslu Bangun Fondasi untuk Awasi Pilkada dan Pemilu

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menyampaikan Laporan Kinerja Tahunan 2017 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1/2017). Laporan tersebut sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Bawaslu kepada publik yang juga merupakan pemangku kepentingan Pengawasan Pemilu. Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, Fondasi pengawasan sudah dibangun sejak 2017 lalu, dengan capaian-capaian sebagai pijakan pengawasan di tahun politik ini. “2018 ini, harus dihadapi dengan persiapan yang matang, demi menjawab berbagai persoalan politik yang menjadi tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu,” ujar Abhan di Royal Kuningan Hotel, Jakarta. Sejak awal periode kepemimpinannya, April 2017 lalu, Bawaslu telah membangun fondasi Pengawasan Pemilu. Hal itu dimulai dengan program Bawaslu Mendengar, lalu Bawaslu Memanggil, dan kemudian Bawaslu Mengawasi. Abhan menjelaskan, Bawaslu Mendengar adalah program untuk mendengar evaluasi dan masukan kebijakan program dan kegiatan Bawaslu. “Bawaslu Memanggil adalah program Bawaslu dalam melakukan rekrutmen Pengawas Pemilu di daerah,” tuturnya. Pada 2017, Bawaslu telah melakukan rekrutmen anggota Bawaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten/Kota dan Panwas Kecamatan. Total, ada 25 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang melakukan rekrutmen Pengawas Pemilu. Sedangkan, Bawaslu Mengawasi adalah program Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada danPemilu. “Program ini diluncurkan Bawaslu pada 20 September 2017 lalu,” ujar Abhan. (Poy)





























