Nama Gedung Promoter Diambil dari Visi Misi Polri

Nama Gedung Promoter Diambil dari Visi Misi Polri
Jakarta, Obsessionnews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meresmikan gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Jumat (19/1/2018). Pembangunan gedung tersebut memakan waktu yang cukup lama, yakni selama 13 tahun. Sebelum diberi nama Gedung Promoter, dahulu bernama gedung Densus 88 Antiteror. Sebab, saat itu marak terjadi aksi teror, sehingga tercetus untuk membangun Gedung Densus 88. "Saat itu saya AKBP dan dilantik jadi Kadensus 88 di Polda Metro Jaya,” ujar Tito di Mapolda Metro Jaya. Tito bercerita, pada saat itu dia mempunyai keinginan yang kuat untuk bekerja di gedung tersebut. “Berpikir mudah-mudahan jadi dan saya berkantor di gedung itu," katanya. Proses pembangunan gedung itu memang memakan waktu yang cukup lama. Anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam penyelesaian pembangunan gedung tersebut. Seiring berjalannya waktu, gedung itu berubah nama menjadi Gedung Promoter. Nama gedung itu diambil dari visi-misi Polri dalam program 'Promoter' (Profesional, Modern, dan Terpercaya). "Jadi Gedung Promoter mengambil update visi-misi kami, yaitu Promoter, bagaimana untuk mendapatkan kepercayaan publik, terpercaya melalui profesionalisme dan modernisasi," ungkapnya. (Poy)