Dua Sayap Organisasi HKTI Beri Penghargaan Petani

Dua Sayap Organisasi HKTI Beri Penghargaan Petani
Jakarta, Obsessionnews.com – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengembangkan dua organisasi sayapnya, yakni Pemuda Tani HKTI dan Perempuan Tani HKTI.Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Tani HKTI dan Perempuan Tani HKTI resmi dilantik oleh Ketua Umum HKTI di kantor HKTI, Jalan Hos Cokroaminoto no.57 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018)“Pelantikan ini merupkan langkah awal dalam bersinergi untuk revitalisasi pertanian Indonesia,” kata Moeldoko.Di sela-sela acara deklarasi ini, Pemuda Tani HKTI dan Perempuan Tani HKTI memberikan penghargaan kepada para petani yang dinilai telah berkontribusi penuh terhadap pertanian Indonesia.Berikut  Penghargaan Perempuan Tani HKTI:
  1. Siti Soraya Cassandra, adalah pendiri, petani dan pengajar Kebun Kumara, Situ Gintung - Tangerang Selatan
  2. Titiek Widayati Sugiantoro, adalah ketua kelompok wanita tani Vigur Organik, Kec.Kedungkandang, Kota Malang.
  3. Lusi Linuhung, yakni pemilik Royal Orchid, Taman Tekno,Tangerang Selatan. Ia juga anggota PAI (Perhimpunan Anggrek Indonesia) Tangerang Selatan
Plat Plakat Logo Perempuan Tani bertuliskan Penghargaan Perempuan Tani HKTI diberikan kepada:
  1. Siti Soraya Cassandra
Pendiri, Petani dan Pengajar Kebun Kumara, Situ Gintung - Tangerang Selatan
  1. Titiek Widayati Sugiantoro, Ketua Kelompok Wanita Tani Vigur Organik, Kec.Kedungkandang, Kota Malang.
  2. Lusi Linuhung. Pemilik Royal Orchid, Taman Tekno,Tangerang Selatan.
Anggota PAI (Perhimpunan Anggrek Indonesia) Tangerang Selatan   Penghargaan Pemuda Tani HKTI:
  1. Miftachul Aziz, ia merupakan petani muda tetes nira inovator tetes nira menjadi gula semut go international. Ia menjadi tempat studi mahasiswa dan wisatawan mancanegara untuk pengolahan nira.
  Sementara yang menerima Plat Plakat Logo Pemuda Tani bertuliskan Penghargaan Pemuda Tani HKTI diberikan kepada:
  1. Miftachul Aziz
Petani Muda Tetes Nira Inovator tetes nira menjadi Gula semut Go international.menjadi tempat studi mahasiswa dan wisatawan mancanegara untuk pengolahan nira.
  1. I Komang Sukarsana
Pemuda Tani Agro inovator Kopi Kintamani
  1. Abdul Latif Setiabudi
Inovator mesin Grain VibraRed Dryer (Popi)