Menyimak Kisah Cinta Ahok dengan Veronica, Berawal dari Kaki

Menyimak Kisah Cinta Ahok dengan Veronica, Berawal dari Kaki
Jakarta, Obsessionnews.com - Keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lagi diterpa isu tidak sedap berkaitan dengan keretakan hubungan Ahok dengan sang istri Veronica Tan. Ahok mengajukan gugatan cerai kepada istrinya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Kabar ini pun membuat kaget banyak pihak. Sebab keduanya selama ini terlihat harmonis. Bercerita tentang Ahok memang tidak ada habisnya. Ia selalu menarik diberitakan oleh media karena statemennya, dan perilakunya yang dianggap kontroversial. Baik pada saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo (Jokowi), dan berlanjut sampai dia menggantikan Jokowi, November 2014. Puncaknya saat terjadi kasus penistaan agama. Ahok pernah bercerita, dirinya mengenal Veronica pertama kali terjadi di Gereja Gereja Kristus Yesus di Pluit, Jakarta Utara, pada tahun 1994. Saat menjalankan ibadah tanpa sengaja Ahok menginjak kaki Veronica. Sambil mengucapkan maaf, di situlah Ahok berkenalan. "Pertama kali bertemu di gereja. Enggak sengaja keinjek kakinya. Ini namanya bukan dari mata turun ke hati, melainkan dari kaki naik ke hati," kata Ahok di Balai Kota, Februari 2016. Meski mengaku sudah lama melakukan ibadah di Gereja Kristus Yesus, Ahok mengaku tidak mengenal Veronica. Padahal keduanya sama-sama aktif menjalankan ibadah di gereja tersebut. Ahok sendiri pernah menjadi Ketua Majelis Gereja. Ahok terpesona dengan kecantikan Veronica dimulai dari kakinya. Terlebih kata dia, Veronica dikenal sebagai orang yang pandai bermain musik piano. Selain itu, Veronica juga memiliki suara merdu. "Yang membuat suka sama Veronica) main piano di gereja. Bu Vero bisa nyanyi juga," ujar Ahok. Hubungan Ahok dan Veron lalu berlanjut semakin akrab sampai akhirnya mereka menuai ikatan janji suci pada 6 September 1997. Dari rahim Veronica, Ahok sudah dikaruniai tiga anak, yaitu Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner. Tahun 2016-2017 menjadi ujian terberat bagi Ahok, dan keluarga. Veronica tidak bisa menahan tangis ketika suami diterpa kasus penistaan agama. Jutaan masyarakat dari seluruh Indonesia mengecam, dan menuntut agar Ahok dihukum atas tindakannya. Sampai akhirnya ia di bawa ke pengadilan dan divonis 2 tahun penjara. Di dalam penjara Mako Brimob, Mangga Dua Depok, Jawa Barat, tepatnya pada September 2017, Ahok mengirimkan surat kepada istrinya untuk merayakan 20 tahun pernikahannya. Ahok mencoba mengenang, bersyukur memiliki istri seperti Veronica yang selalu sabar, dan tabah mengurus anak-anak meski dirinya dalam penjara. "Tapi, saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak, kembali kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya. Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah dewasa, mampu berprestasi, dan menjadi perempuan dan penolong bagi saya," katanya. Namu entah kenapa dibalik keharmonisan cerita Ahok dengan Veronica, ada cerita lain yang membuat mereka kini tidak lagi harmonis. Josefina Agatha kuasa hukum Ahok tidak pernah mau menyebut apa penyebab pasti terkait keretakan hubungan keluarga Ahok. Ia hanya mengatakan, itu adalah persoalan privat. "Ini masalah privat sekali. Kalau perceraian kan nggak boleh ya kalau secara kode etik, saya nggak boleh ungkap apa permasalahannya," kata Josefina di kantor Law Firm Fifi Lety Indra & Partners, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018). (Albar)