Mama

Mama
Tanpa mama (dan papa), saya tidak mungkin menjadi seperti hari ini. Meski anak satu-satunya, kedua orang tua tidak pernah memanjakan saya. Alhamdulillah berkat didikannya, saya mengerti betapa pentingnya idealisme dan prinsip. Mama adalah sosok yang penyayang, tapi juga sosok yang tegas. Mama selalu mendukung dan mendoakan langkah saya.
Bagi saya, mama bukan hanya seorang Ibu, tapi seorang sahabat yang selalu siap mendengarkan keluh kesah saya. Terima kasih Ma. Tsamara janji insya Allah akan membuat mama bangga dengan jalan perjuangan ini. Selamat Hari Ibu, Ma. Dan selamat hari ibu juga untuk Eyangku yang telah melahirkan Ibu sehebat mamaku. I'll forever be grateful(Tsamara Amany Alatas, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia)