Pfizer EduCare Apresiasi Jaminan Kesehatan Nasional

Pfizer EduCare Apresiasi Jaminan Kesehatan Nasional
Jakarta, Obsessionnews.com - Pfizer, sebuah perusahaan farmasi multinasional terbesar di Indonesia, mengapresiasi kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di mana dalam empat tahun terakhir ini telah mengubah lansekap dan perkembangan sektor kesehatan.Perusahaan yang didirikan pada tahun 1969 di Indonesia ini bertekad akan terus bekerja sama dengan pemerintah. Ini tentunya untuk membantu meningkatkan kualitas sektor kesehatan melalui berbagai program pendidikan ilmiah dan pengembangan keahlian bagi para dokter dan petugas kesehatan."Pfizer berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun sektor kesehatan, terus berbagi inovasi terapi pengobatan terbaru, pengembangan penelitian dan peningkatan kapabilitas bagi komunitas kesehatan di Indonesia," kata Presiden Direktur PT Pfizer Indonesia, Anil Argill, dalam keterangan pers yang diterima Obsessionnews.com,  Rabu (20/12/2017).Selama ini program-program pendidikan ilmiah dan pengembangan keahlian profesi kesehatan yang dikenal sebagai Pfizer EduCare telah diakui tenaga kesehatan Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dan soft-skill dari tenaga kerja kesehatan seperti dokter umum, spesialis dan apoteker.Selama dua tahun terakhir, program EduCare telah menjangkau lebih dari 13 ribu tenaga kerja kesehatan di Indonesia. Para peserta memperoleh pelatihan di bidang kepemimpinan, manajemen rumah sakit dan program-program capacity-building bagi tenaga apoteker.“Melalui program EduCare kami berharap dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia,” ujar Anil.Sementara Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Utara, Dr. Dharmawan Ardi Purnama, SpKJ mengatakan Pfizer telah menunjukkan bagaimana perusahaan farmasi internasional berkolaborasi dan mendukung organisasi profesi kedokteran.“Kerjasama ini sangat berarti bagi penyedia layanan kesehatan profesional dan, yang lebih penting lagi, membantu usaha bersama dalam membangun sistem kesehatan berkelanjutan yang berpusat pada kepentingan pasien,” ungkap Dharmawan. Pada bulan Oktober lalu,  Pfizer bekerja sama dengan American College of Cardiology (ACC) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menyelenggarakan pelatihan bagi lebih dari seribu dokter spesialis jantung, spesialis, dan dokter umum tentang perkembangan terbaru pencegahan dan perawatan pasien penyakit jantung. (Popi)