Peran Masyarakat Adat & Kraton dalam Menata Bangsa & Negara

Peran Masyarakat Adat & Kraton dalam Menata Bangsa & Negara
Bangkrutnya budaya bangsa jekas akibat dari pengabaian terhadap nilai-nilai tradisi serta adat istiadat leluhur yang tidak mampu dilestarikan serta dikembangkan untuk menjadi pilar kepribadian kita guna menghadapi perkembangan dan tuntutan jaman. Nilai-nilai budaya suku bangsa kita yang adiluhung, sepatutnya dapat dipertahankan sekalugus bisa dijadikan pijakan untuk dikembangkan, sehingga dapat menjadi kekuatan dari pertahanan budaya kita yang terus mendapat gesekan serta tekanan dari budaya asing. Kemajuan serta tuntutan teknologi termodern yang ikut menggerus budaya tradisi kita, harus dibentengi dengan nilai-nilai budaya leluhur kita sebagai jatidiri bangsa yang otentik dan original. Jati diri bangsa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan sesungguhnya telah cukup tetuji dan ampuh dalam menghadapi penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian serta harkat dan martabat bangsa kita yang khas Timur, bukan Barat. Karenanya perlu formulasi nyata dengan cara menghimpun ide serta gagasan yang cerdas dan brilyan melalui workshop, diskusi hingga musyawarah akbar bersama masyarakat adat dan masyarakat kraton yang ada di nusantara. Formula yang jitu dan selaras dengan budaya dari suku bangsa kita makin mendesak perlu guna menghantar bangsa dan negara Indonesia memasuki pintu gerbang kemerdekaan yang paling substansial sifatnya, yaitu adil, makmur, aman dan tenteram dalam bentuk lahir dan bathin. Ragam kegiatan -- untuk melestarikan, mengembangkan -- budaya tradisi yang telah mengakar dalam adat istiadat suku bangsa nusantara pantas dijadikan dasar pijak serta pakem untuk melesat ke masa depan, tanpa abai pada masa lalu yang pernah berjaya dalam bidang teknologi, pertanian serta perdagangan hingga tata pemerintahan. Tentu saja untuk hal-hal yang sudah tidak rekevan dapat ditinggalkan tanpa mengabaikan nilai-nilai moral serta spiritual yang terkandung di dalamnya. Workshop, diskusi dan seminar hingga beragam kegiatan yang bisa dan mampu memantik bangkit dan berkembangnya budaya bangsa nusantara harus segera dimulai. Karenanya, rasa peduli serta kesadaran segenap elemen bangsa perlu dan patut ambil bagian, sehingga bydaya bangsa kita dapat menjadi benteng dari ketahanan nasional dalam pengertian yang lebih luas. Kesadaran serta pemahaman kita bahwa pembentukan Negara Bangsa sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sangat jelas bahwa jasa masyarakat adat serta masyarakat kraton sangar bedar, dan tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, peranan masyarakat adat dan masyarakat kraton patut dikaji ulang peran serta haknya dalam usaha membangun bangsa dan negara Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, lebih makmur dan sejahtera dan lebih beradab, sehingga manusia Indonesia dapat lebih damai, aman, tenteram serta berkeadilan serta sejahtera dalam wujud lahir dan bathin. Banten, 17 Agustus 2014Jacob Ereste & RatuateAtlantika Institut Nusantara