Buya Syafii Ma'arif: Donald Trump Tidak Waras

Buya Syafii Ma'arif: Donald Trump Tidak Waras
Yogyakarta, Obsessionnews.com - Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Buya Syafii Ma'arif menilai kebijakan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebagai buah pikiran yang tidak waras. Trump dinilai tak jauh beda dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. "Trump ini bukan orang beres ini, bukan orang normal, beda sedikit dengan Kim Jong-un," kata Syafii yang ditemui di sela-sela seminar Refleksi Kepahlawanan Prof Lafran Pane di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (13/12/2017). Menurutnya, Amerika Serikat tidak pantas menyandang negara yang demokratis seperti yang digembor-gemborkan selama ini. Demokrasi yang sehat tidak mungkin menghasilkan orang yang tidak sehat seperti Donald Trump. Syafii menilai, sikap menentang keinginan Donald Trump itu bukan hanya persoalan umat Islam, melainkan dunia. Ia melihat, negara-negara Eropa sudah cukup bagus bersikap, dan tinggal ditunggu konsistensinya. "Biar jadi pukulan bagi Trump," ujar Syafii. Syafii juga mengkritik Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang dianggapnya sudah lama lumpuh tidak punya kekuatan. Ia merasa, tindakan yang bisa diambil OKI kemungkinan hanya sekadarnya saja seperti kecaman-kecaman. Ia memperkirakan, sekalipun OKI berjanji mengeluarkan satu deklarasi, tidak akan ada yang berpengaruh atas kondisi yang ada. Syafii mengingatkan, Resolusi PBB saja sampai hari ini tidak dipedulian AS maupun Israel. "OKI sudah lama lumpuh, sekadarnya saja itu paling koar-koar, sudah mulai ragu kita, jangan deklarasi, Resolusi PBB saja tidak pernah didengar," kata Syafii. Untuk langkah yang bisa dilakukan Indonesia, ia merasa apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo sudah cukup tepat. Tapi, Syafii merasa tidak banyak yang bisa dilakukan mengingat Indonesia bukan bagian dari Dewan Keamanan PBB. (Albar)