IPC Berbagi Pengetahuan Kepelabuhan di SMA Trimurti Surabaya

IPC Berbagi Pengetahuan Kepelabuhan di SMA Trimurti Surabaya
Jakarta, Obsessionnews.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC genap berusia 25 tahun. Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama 25 tahun ini, IPC ingin memberi nilai lebih kepada negeri melalui penyelenggaraan serangkaian kegiatan perayaan HUT IPC, salah satunya melalui program IPC Mengajar. Program IPC Mengajar adalah program yang memberangkatkan Jajaran Direksi IPC ke sekolah-sekolah yang tidak hanya untuk membagi pengetahuan, tetapi diharapkan juga menjadi inspirasi bagi para pemuda-pemudi harapan bangsa Dalam kegiatan acara tersebut, Pihak IPC berbagi pengetahuan tentang  kepelabuhanan dan logistik, memberikan bantuan pendidikan, serta memotivasi dan menginspirasi siswa dan siswi di almamaternya tempatnya menimba ilmu, yakni SMA Trimurti Surabaya. Direktur Operasi (Dirops) dan Sistem Informasi IPC, Prasetyadi menjelaskan, Direksi Mengajar adalah keterlibatan IPC secara nyata dalam memajukan pendidikan di negeri ini dan mempersiapkan generasi muda. “Berbagai kegiatan dengan fokus pendidikan ini telah kami lakukan secara kontinyu, baik melalui sesi Direksi mengajar, bantuan pembangunan sekolah dan bantuan pendidikan (beasiswa) yang kami distribusikan ke berbagai daerah diseluruh Indonesia,” ujar Prasetyadi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (24/11/2017). [caption id="attachment_221106" align="alignnone" width="640"]Pemberian Beasiswa IPC memberikan Beasiswa kepada SMA Trimurti Surabaya[/caption] Untuk diketahui, Kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung pagi ini digantikan dengan kegiatan sharing session alumni SMA Trimurti Surabaya yang telah sukses di bidang kepelabuhanan. Sebanyak 700 siswa dan siswi  dari kelas 10 hingga 12 hadir berkumpul di gedung serbaguna sekolah untuk menyambut seorang alumni yang akan berbagi ilmu, motivasi dan inspirasi. Kedatangan Dirops IPC kali ini tidak hanya untuk menyebarkan inspirasi kepada para siswa tapi juga menyampaikan kepedulian melalui pemberian bantuan pendidikan kepada pihak sekolah berupa 10 unit laptop dengan total biaya Rp 50.000.000,-. (Poy)