Anies Akan Tutup Alexis

Jakarta, Obsessionnews.com - Sering kali kita mendengar kata Alexis Jakarta, Hotel Alexis, dan Alexis surga dunia. Bukan tanpa alasan Alexis menjadi terkenal dan banyak dibicarakan masyarakat, karena memang hotel yang satu ini menuai banyak kontroversi karena beberapa pelayanan di dalamnya. Apa saja layanan yang terdapat pada Hotel Alexis yang disebut sebagai surga dunia ini? Mari simak penjelasan di bawah ini. Pernyataan yang keluar dari seorang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuat banyak pihak terkejut, lantaran dia mengatakan bahwa Hotel Alexis sebagai surga dunia. Dan yang dimaksudnya surga dunia adalah praktik prostitusi. Namun tidak seperti Dolly atau Kalijodo, praktik prostitusi di Alexis dikatakan sebagai kelas kakap yang merupakan ranah para orang kaya yang bermain di sana. Selain itu, banyak orang beranggapan bahwa Hotel Alexis merupakan tempat melepas penat dari kehidupan Jakarta. Ini memang benar karena fasilitas yang ditawarkan di hotel ini memang sangat memanjakan pengunjungnya, karena hotel ini memang benar-benar niat menyediakan fasilitas hiburan malam bagi pengunjungnya. Sampailah pada kata surga dunia yang merupakan sebutan bagi hotel Alexis ini, sehingga banyak orang yang mencari tahu apa itu Alexis. Pelayanan yang beda dari hotel lain konon terdapat pada lantai 7 hotel Alexis, karena jika pengunjung sudah mencapai lantai ini tidak diperbolehkan membawa kamera, penjagaan yang ketat. Namun sudah banyak wanita cantik berpakaian minim menunggu di dalam. Hotel Alexis Teracam ditutup Kabar baru ini ada yang mengatakan bahwa hotel ini harus ditutup seperti bagaimana Pemerintah telah menutup Dolly dan Kalijodo, namun sampai sekarang belum ada yang berani dengan tegas untuk menutup Alexis. Namun, baru-baru ini sejumlah pendemo menggelar aksi di depan Hotel Alexis Jalan R. E. Martadinata No.1, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Minggu (15/10/2017). Para pendemo tersebut meminta Pemerintah untuk menutup Hotel Alexis. Karena dinilai Alexis itu tempat sarang prostitusi. Anies Baswedan-Sandiaga Uno telah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Jokowi, Senin (16/10). Dengan begitu, Anies bertekad akan menunaikan semua janjinya semasa kampanye dalam lima tahun kepemimpinannya. [caption id="attachment_215075" align="alignnone" width="640"]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan wakilnya, Sandiaga Uno (kanan)[/caption] "Pesan ini kami terima sejak kampanye. Niat kita menunaikan sebaik-baiknya," kata Anies usai doa bersama DPW PKS di Cempaka Putih, Jakarta. Salah satu janji yang akan dipenuhi yaitu, menutup Hotel Alexis di Jakarta Utara. Janji tersebut pernah disinggungnya dalam debat kandidat beberapa waktu lalu. Anies akan menutup hotel tersebut apabila terbukti melanggar peraturan daerah mengenai ketertiban umum, salah satunya larangan prostitusi. "Semua rencana akan kita jalankan. Semua janji akan kita tunaikan," katanya. Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya (PMJ) mengaku belum menerima surat pemberitahuan dari Pemprov DKI tentang penutupan tempat hiburan atau Hotel tersebut. “Belum ada pemberitahuan. Nanti kalau ada pemberitahuan baru akan kita analisa,” ujar Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/10). Meski belum mendapat pemberitahuan, kepolisian siap mengawal kebijakan pemerintah daerah yang berkaitan dengan keamanan. Terkait penutupan tempat hiburan atau Hotel Alexis merupakan domain Pemprov.“Kita akan mem-back up kebijakan pemerintah daerah berkaitan dengan keamanan. Untuk penutupan, tanyakan ke Pemprov saja, masalah penutupan, izinnya Pemprov,” kata Argo. Seperti diketahui, Anies pertama kali menyuarakan niatnya untuk menutup hotel Alexis di Jakarta Utara pada debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum DKI (KPUD) Jakarta, 13 Januari 2017 lalu. (Poy) Baca Juga:Ngawur, Kaitkan ‘Pribumi’dengan Ujaran KebencianHashtag #SayaPribumi Bela AniesDesmond: Anies Juga Bukan PribumiJK: Sebut Kata Pribumi, Anies Tak Salah!Anies Baswedan Klarifikasi Soal Kata “Pribumi”Ahoker Mulai Membully AniesNetizen Ramaikan #SelamatBekerjaAniesSandi di TwitterPidato Anies Baswedan, Luhut Panjaitan dan Nasib ReklamasiDilantik Presiden, Anies-Sandi Resmi Pimpin DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan wakilnya, Sandiaga Uno (kanan)[/caption] "Pesan ini kami terima sejak kampanye. Niat kita menunaikan sebaik-baiknya," kata Anies usai doa bersama DPW PKS di Cempaka Putih, Jakarta. Salah satu janji yang akan dipenuhi yaitu, menutup Hotel Alexis di Jakarta Utara. Janji tersebut pernah disinggungnya dalam debat kandidat beberapa waktu lalu. Anies akan menutup hotel tersebut apabila terbukti melanggar peraturan daerah mengenai ketertiban umum, salah satunya larangan prostitusi. "Semua rencana akan kita jalankan. Semua janji akan kita tunaikan," katanya. Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya (PMJ) mengaku belum menerima surat pemberitahuan dari Pemprov DKI tentang penutupan tempat hiburan atau Hotel tersebut. “Belum ada pemberitahuan. Nanti kalau ada pemberitahuan baru akan kita analisa,” ujar Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/10). Meski belum mendapat pemberitahuan, kepolisian siap mengawal kebijakan pemerintah daerah yang berkaitan dengan keamanan. Terkait penutupan tempat hiburan atau Hotel Alexis merupakan domain Pemprov.“Kita akan mem-back up kebijakan pemerintah daerah berkaitan dengan keamanan. Untuk penutupan, tanyakan ke Pemprov saja, masalah penutupan, izinnya Pemprov,” kata Argo. Seperti diketahui, Anies pertama kali menyuarakan niatnya untuk menutup hotel Alexis di Jakarta Utara pada debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum DKI (KPUD) Jakarta, 13 Januari 2017 lalu. (Poy) Baca Juga:Ngawur, Kaitkan ‘Pribumi’dengan Ujaran KebencianHashtag #SayaPribumi Bela AniesDesmond: Anies Juga Bukan PribumiJK: Sebut Kata Pribumi, Anies Tak Salah!Anies Baswedan Klarifikasi Soal Kata “Pribumi”Ahoker Mulai Membully AniesNetizen Ramaikan #SelamatBekerjaAniesSandi di TwitterPidato Anies Baswedan, Luhut Panjaitan dan Nasib ReklamasiDilantik Presiden, Anies-Sandi Resmi Pimpin DKI 




























