271 Tahun Raja Logistik Pos Indonesia Layani Negeri

Bandung, Obsessionnews.com – Sempat tertidur, kini sang raksasa logistik– julukan Pos Indonesia – siap bangkit untuk menangkap sejumlah peluang besar di depan mata. Dengan kekuatan di rural area yang sejalan dengan agenda Nawacita, Pos Indonesia senantiasa menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi yang siap memanfatkan kekuatan jaringan tersebut untuk memacu pertumbuhan bisnisnya. Dengan sejarah penting dan perjalanan panjangnya, Pos Indonesia turut menjadikan anak bangsa semakin bangga menjadi orang Indonesia.
Berbicara mengenai sejarah Pos Indonesia, tentu tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang bangsa Indonesia. Hal tersebut dikarenakan layanan Pos terlahir jauh sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Perjalanan Pos Indonesia yang begitu panjang telah melalui berbagai halang rintang dan pasang surut, namun berhasil dilalui dengan sangat baik. Selama mengarungi perjalanan bisnisnya, berbagai hal dan peristiwa penting serta perubahan telah terjadi pada tubuh Pos Indonesia. Seperti yang terjadi saat ini, di mana tantangan pasar yang berubah begitu cepat seiring dengan perkembangan zaman yang diikuti oleh teknologi dan pendukungnya. Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengatakan, Pos Indonesia dituntut untuk lebih peka terhadap perubahan tersebut. [caption id="attachment_206418" align="alignright" width="181"]
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono.[/caption] “Teknologi yang berkembang pesat, terus membuat pergeseran pasar di berbagai sektor bisnis, salah satunya bisnis Pos Indonesia,” tutur Gilarsi seperti dikutip Obsessionnews.com dari website resmi Pos Indonesia, Jumat (25/8/2017). Dengan landscape bisnis yang semakin berubah, lanjutnya, Pos Indonesia sebagai raksasa tidak bisa lagi tertidur jika tidak ingin terus tertinggal. Oleh karena itu Pos Indonesia harus bangkit dan mengejar sejumlah ketertinggalan menuju perubahan dan keluar sebagai pemenang. Mengubah paradigma lama dengan bertransformasi menjadi perusahaan logistik dan menimbulkan optimisme untuk mewujudkan visi menjadi raksasa logistik dari timur. Kerja Nyata Untuk Indonesia 271 tahun Pos melayani negeri! Kalimat tersebut tidaklah berlebihan mengingat perjalanan Pos Indonesia yang telah mencapai 271 tahun memberikan pelayanan kepada negeri merupakan waktu yang tidak sebentar. Tidak sedikit peranan Pos Indonesia dalam peta industri perposan di tanah air. Seperti diketahui, sejak kantor Pos pertama didirikan pada 26 Agustus 1746 silam di Batavia oleh Gubernur Jenderal GW Baron Van Imhoff, dimulailah tonggak sejarah perjalanan pelayanan pos di Nusantara. Sebagai gambaran, berbagai momentum perubahan yang mengukuhkan eksistensi Pos di Indonesia adalah:
Berbicara mengenai sejarah Pos Indonesia, tentu tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang bangsa Indonesia. Hal tersebut dikarenakan layanan Pos terlahir jauh sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Perjalanan Pos Indonesia yang begitu panjang telah melalui berbagai halang rintang dan pasang surut, namun berhasil dilalui dengan sangat baik. Selama mengarungi perjalanan bisnisnya, berbagai hal dan peristiwa penting serta perubahan telah terjadi pada tubuh Pos Indonesia. Seperti yang terjadi saat ini, di mana tantangan pasar yang berubah begitu cepat seiring dengan perkembangan zaman yang diikuti oleh teknologi dan pendukungnya. Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengatakan, Pos Indonesia dituntut untuk lebih peka terhadap perubahan tersebut. [caption id="attachment_206418" align="alignright" width="181"]
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono.[/caption] “Teknologi yang berkembang pesat, terus membuat pergeseran pasar di berbagai sektor bisnis, salah satunya bisnis Pos Indonesia,” tutur Gilarsi seperti dikutip Obsessionnews.com dari website resmi Pos Indonesia, Jumat (25/8/2017). Dengan landscape bisnis yang semakin berubah, lanjutnya, Pos Indonesia sebagai raksasa tidak bisa lagi tertidur jika tidak ingin terus tertinggal. Oleh karena itu Pos Indonesia harus bangkit dan mengejar sejumlah ketertinggalan menuju perubahan dan keluar sebagai pemenang. Mengubah paradigma lama dengan bertransformasi menjadi perusahaan logistik dan menimbulkan optimisme untuk mewujudkan visi menjadi raksasa logistik dari timur. Kerja Nyata Untuk Indonesia 271 tahun Pos melayani negeri! Kalimat tersebut tidaklah berlebihan mengingat perjalanan Pos Indonesia yang telah mencapai 271 tahun memberikan pelayanan kepada negeri merupakan waktu yang tidak sebentar. Tidak sedikit peranan Pos Indonesia dalam peta industri perposan di tanah air. Seperti diketahui, sejak kantor Pos pertama didirikan pada 26 Agustus 1746 silam di Batavia oleh Gubernur Jenderal GW Baron Van Imhoff, dimulailah tonggak sejarah perjalanan pelayanan pos di Nusantara. Sebagai gambaran, berbagai momentum perubahan yang mengukuhkan eksistensi Pos di Indonesia adalah: - Pada 1906 Pos dikenal dengan Posts Telegraaf end Telefoon Diensts atau jawatan PTT.
- Pada 27 September 1945 pengambilan alih kantor pusat Pos di Bandung diambil alih angkatan muda PTT. Peristiwa heroik ini kemudian diperingati sebagai hari Bhakti Postel.
- Pada 1961 status Jawatan PTT diubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi.
- Pada 1965 PN Pos dan Telekomunikasi berubah menjadi PN Pos dan Giro dan PN Telekomunikasi.
- Pada 1978 PN Pos dan Giro berubah kembali menjadi Perum Pos dan Giro.
- Pada 1995 Perum Pos dan Giro akhirnya berubah menjadi PT Pos Indonesia (Persero) hingga saat ini.





























