Saham BBTN Paling Kinclong di Persahaman Perbankan

Jakarta, Obsessionnews.com - Saham PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dibawah kepemimpinan Maryono yang kini menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) BTN semakin melejit di bursa persahaman perbangkan Indonesia. Bagaimana tidak, Maryono dapat menguatkan saham Bank BTN (BBTN) hingga 61 %. Saham BBTN merupakan saham favorit yang selalu mejadi perhatian investor. Makanya harganya pun terus meroket. Bahkan dengan penguatan sebesar 61% ini, BBTN boleh dibilang merupakan saham yang paling kinclong di antara saham-saham perbankan. Menurut Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko yang menyampaikan, secara teknikal saham ini masih punya tenaga untuk penguatan. Level psikologis saham ini berada di Rp2.800 (sesudah tercapai di akhir pekan ini). Jika saham ini mampu bergerak di atas level psikologis, target harga berikutnya di Rp3.000. “Target ini bisa saja tidak perlu menunggu semester II-2017 habis, seminggu atau dua pekan ke depan, tidak sampai sebulan juga bisa saja tercapai jika melihat tren pergerakan harganya saat ini,”kata Yuganur. Di lain sisi, masih kata Yuganur, support saham ini berada di Rp2.680 hingga Rp2.500. “Saya rekomendasikan beli karena tren pergerakan harganya sedang naik,” katanya. Dia menjelaskan, setelah RAPBN 2018 diumumkan Presiden Jokowi, 16 Agustus 2017, pelaku pasar optimistis terhadap saham-saham di sektor konsumsi. Dan biasanya, jika sektor konsumsi masih bagus, bank-bank kecil, seperti BTNdan PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM) yang banyak bermain di sektor konsumsi lebih banyak diminati investor saham dibandingkan bank-bank besar. Secara fundamental, saham BBTN sekarang sedang berada di Price to Earning Ratio (PER) 11 kali dengan Price to Book Value (PBV) 1,4 kali. Net Asset Value BBTN berada di posisi Rp1.900 yang mencerminkan harga bukunya. Yang wajar biasanya, harga saham mencerminkan 2 kali harga buku. Jika mau dimaksimalkan, harga wajar seharusnya saham BBTN di Rp 4.000 per saham. Tapi, jika mengacu pada perhitungan yang moderat, harga wajarnya di Rp 3.000 dalam 12 bulan ke depan. Harga saham BBTN saat ini sebenarnya masih murah, karena masih 1,4 kali harga buku. Paling tidak, bisa mendekati 2,5 harga buku atau 2,7 kali, saham BBTN bisa kelihatannya di Rp 3.000-an. PER di level 11 kali masih oke, karena PER pasar sekarang di sekitar 17-an kali. Artinya, harga saham BBTN sekarang masih di bawah harga pasar sehingga masih potensial untuk melanjutkan penguatan. (Poy)





























