Wow! Novel Baswedan Diperiksa Polisi di Singapura

Wow! Novel Baswedan Diperiksa Polisi di Singapura

Setelah kontroversi berkepanjangan, akhirnya Novel Baswedan diperiksa secara resmi oleh tim penyelidik dari Polda Metro Jaya, ditemani oleh tim dari KPK.

Novel Baswedan diperiksa pukul Senin pagi (14/8) 11.00 waktu setempat (10.00 WIB) di KBRI Singapura, seperti dikatakan istri Novel, Rina Emelda kepada wartawan BBC Indonesia. "Dari kediaman berangkatnya jam sembilan tapi saya dapat info dari yang dampingi di sana, baru mulai diperiksa jam 11 karena mungkin teknisnya belum siap," kata Rina. Novel didampingi oleh tim biro hukum KPK dan Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) sebagai kuasa hukum Dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, juga ikut menemani. Pemeriksaan diperkirakan tidak berlangsung panjang karena menurut Rina, "dia (Novel) kan korban yang tidak lihat pelaku. Infonya dari korban, yah, sedikit." Namun yang paling ditunggu dari kesaksian Novel Baswedan adalah keterangan lebih jauh tentang pernyataan bahwa ada seorang jenderal polisi yang terlibat dalam perencanaan serangan zat asam terhadapnya. Novel beberapa kali mengulangi pernyataan ini, termasuk dalamw awancara khusus dengan BBC Indonesia beberapa waktu lalu di Singapura. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa Novel "tidak ada keberatan sama sekali" terhadap pemeriksaan polisi hari ini, meski sebelumnya Novel meragukan itikad kepolisian untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya. "Bahkan saat ada penyidik dari Polda yang datang ke Singapura, Novel memberikan informasi (meski) saat itu memang belum dilakukan pemeriksaan secara formal," kata Febri dalam pesan singkat. Rina menambahkan bahwa yang dipertanyakan oleh suaminya dalam pemeriksaan polisi ini adalah "prosedur yang belum pernah diurus." Yang dimaksud dengan prosedur adalah surat keterangan dokter dan izin dari otoritas setempat. Pemeriksaan Novel Baswedan ini dilakukan hanya beberapa hari menjelang operasi mata artifisial yang akan dilakukan pada 17 Agustus mendatang. (BBC) Baca Juga: