Kenangan Jokowi untuk Nenek Sani

Solo, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku banyak kenangan manis semasa kecil dulu saat bersama neneknya, Sani Wirorejo. Sang nenek tercinta, yang berusia 100 tahun meninggal dunia, Jumat malam. "Almarhumah meninggal bukan karena sakit. Tapi memang usiannya sudah sepuh sekali," ungkap Jokowi usai bertakziah, Sabtu (24/10/2015). Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana dan putrinya Khaiyang Ayu itu, mengaku ditahun-tahun terakhirnya sebelum meninggal, dirinya sudah jarang berkomunikasi dengan neneknya. Selain faktor usia yang sudah lanjut, ungkap Jokowi, neneknya sudah sulit untuk berbicara. "Ya, memang akhir-akhir saya jarang sekali berkomunikasi. Karena almarhum sudah sulit sekali," katanya. Jokowi memutuskan terbang ke Solo, untuk mengantarkan nenek Sani ke tempat peristirahatan yang terakhir. Ia tiba di rumah pamannya, Jalan Ahmad Yani Nomor 297-299, Kampung Gondang, RT 06, RW 02 Kelurahan Manahan, Solo, tempat bersemayam nenek Sani, ini langsung masuk kedalam rumah. Orang nomor satu di Indonesia itu disambut keluarga besarnya. Selain itu, ia didampingi oleh Pangdam Diponegoro Mayjen Jaswandi, Kapolda Jateng Irjen Pol Noer Ali, Mensesneg Pratikno, dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Almarhumah di makamkan di makan keluarga yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Selokaton, Mundu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Nantinya, Almarhumah akan bersanding dengan suaminya. Almarhumah meninggalkan tiga anak, yakni H Miyono Suryo Sarjono, Hj Noto Miharjo yang juga Ibunda Jokowi, serta H Setiawan Prasetyo. (Has)




























