Kamis, 27 Juni 19

Program Dreamable, Aksi Nyata Pertamina Dukung Sekolah Luar Biasa

Program Dreamable, Aksi Nyata Pertamina Dukung Sekolah Luar Biasa
* Pertamina turut mendukung Sekolah Luar Biasa (SLB) di Indonesia, yakni Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hidayah, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melalui Program Dreamable. (Foto: Facebook Kementerian BUMN)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Pertamina turut mendukung Sekolah Luar Biasa (SLB) di Indonesia, yakni Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hidayah, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dukungan dari badan usaha milik negara (BUMN) tersebut diberi nama Program Dreamable.

Dikutip obsessionnews.com dari laman Facebook Kementerian BUMN disebutkan sehari-harinya belasan anak-anak berkebutuhan khusus dengan tekun menanam bibit sayuran seperti tomat, terong dan cabai di kebun halaman sekolah. Tidak hanya itu kegiatan yang dilakukan. Selain belajar di kelas ada juga kegiatan aktivitas luar ruang seperti olah raga, berkebun, membersihkan halaman, dan bersih sampah di sepanjang sungai Citarum, yang dilakukan setiap satu minggu sekali. Selingan ini juga mendorong anak-anak berkebutuhan khusus agar belajar mengendalikan emosi serta menanamkan kemandirian.

 

Baca juga:

Dukung Industri Perbankan, BRIsyariah dan Pertamina Lakukan Kerja Sama

Mantan Dirut Pertamina Resmi Jabat Kepala SKK Migas

Pesawat Lion Air yang Jatuh Masuk dalam Kawasan Pertamina

Harga Premium Rendah Tak Pengaruhi Profit Pertamina

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami mengatakan, program Dreamable ini merupakan program yang diinisiasi awal tahun 2018. Pertamina turut serta dalam pengembangan pendidikan berkelanjutan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di sekitar wilayah operasi perusahaan dengan menggandeng PKBM Hidayah yang dikelola masyarakat setempat. Program ini merupakan replikasi sekaligus pengembangan dari kegiatan Omaba (Ojek Makanan Sehat Balita) di Kecamatan Bojongsoang, di mana anak-anak di wilayah tersebut tidak hanya mengalami gizi buruk namun juga berkebutuhan khusus. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.