Senin, 30 Januari 23

Pria Bunuh Ibu Kandungnya di Kebumen Divonis 20 Tahun Penjara

Pria Bunuh Ibu Kandungnya di Kebumen Divonis 20 Tahun Penjara
* Majelis hakim Pengadilan Negeri Kebumen menjatuhi hukuman 20 tahun penjara kepada Sumudi (35). Pria asal Desa Bocor itu dinyatakan bersalah karena telah membunuh ibu kandungnya sendiri Sumarti secara terencana. Foto (Radar Banyumas)

Kebumen, Obsessionnews.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kebumen, Jawa Tengah, menjatuhi hukuman 20 tahun penjara kepada Sumudi (35). Pria asal Desa Bocor itu dinyatakan bersalah karena telah membunuh ibu kandungnya sendiri Sumarti secara terencana.

Sidang putusan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Kebumen dengan majelis hakim dipimpin Firlando SH pada Selasa (23/10/2018).

“Mengadili terdakwa Sumudi bersalah dan terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana. Menjatuhkan hukuman pidana selama 20 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa,” tutur Firlando saat membacakan amar putusan.

Vonis yang diberikan hakim sama seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kebumen. Jaksa mendakwa Sumudi dengan pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana. Baik terdakwa Sumudi maupun JPU diwakili Margono SH, sama-sama menerima putusan tersebut.

“Menerima Pak Hakim,” tutur Sumudi.

Hal yang memberatkan terdakwa yaitu perbuatan yang dilakukan berencana, sadis, menyebabkan ibunya meninggal dan menimbulkan duka mendalam keluarga.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa berlaku sopan selama menjalani masa persidangan. Dalam menjalami proses peradilan terdakwa didampingi oleh Penasihat Hukum Lilik Pujiharto SH.

Seperti diketahui, Sumarti, warga Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren, meninggal karena dibunuh oleh anaknya sendiri, Sumudi. Sebelum membacok ibunya, dia meminta uang Rp 500 ribu untuk membuat gigi palsu.

Lantaran tidak memiliki uang, Sumarti tidak memberikan. Hal itu membuat Sumudi kalap dan kemudian membunuh ibunya dengan golok di area persawahan secara sadis.

Usai menghabisi nyawa ibunya, Sumudi sempat pergi ke Kebumen untuk bersembunyi sebelum akhirnya ditangkap Satresmob Polres Kebumen di Jalan Pemuda Kebumen.

Sumudi pernah menyampaikan sangat menginginkan gigi palsu, karena lima gigi depannnya ompong. Selain mengurangi penampilan akibat tidak mempunyai gigi, dia juga mengaku kesulitan menguyah makanan.

Sumudi mengaku pernah mempunyai gigi palsu, namun hilang karena copot. “Gigi palsu saya kecemplung sumur. Maka saya minta uang untuk membeli gigi palsu,” ucapnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.