Minggu, 25 Agustus 19

Pramuka Akan Berlomba Buat Miniatur Monumen Nasional

Pramuka Akan Berlomba Buat Miniatur Monumen Nasional
* Salah satu contoh bangunan pionering dari anak-anak Pramuka. (Foto Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Untuk mengasah ketrampilan fisik peserta didik, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka akan mengadakan kegiatan Festival Pionering Penegak Tangguh (FP2T) di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur 20-23 Desember 2018. Pionering termasuk jenis ketrampilan yang paling diminati Pramuka.

Bahkan bisa dikatakan pionering adalah sesuatu yang identik dengan Pramuka. Dalam kegiatan ini peserta tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik. Namun erat juga kaitannya dengan semangat kreatifitas, ketelitian, dan gotong royong. Sebab, tanpa ketelitian dan kerja sama sebuah bangunan pionering tidak akan bisa berdiri kokoh.

“Kegiatan festival pionering sebenarnya bukan hanya sekedar mengasah ketrampilan fisik, tapi juga ketrampilan intelektual, emosional, dan juga sosial,” ujar Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN) Gerakan Pramuka Roby Zulpandi, Rabu (19/12/2018).

Festival Pionering ini akan diikuti 3000 peserta Pramuka Penegak dari Kwarcab Jakarta Timur, Kwarcab Kota Depok, dan Kwarcab Kota Bekasi. Pemilihan tiga Kwarcab ini berdasarkan pertimbangan efisiensi, bahwa kwarcab‐kwarcab tersebut secara jarak berdekatan dengan Kwarnas.

Dalam kegiatan ini nantinya juga akan menyediakan wahana kompetensi Pramuka Penegak dalam bidang keterampilan pioneering, orienteering dan seni budaya. Hal itu kata Robby, diwujudkan dalam bentuk perlombaan pionering. Seperti lomba miniatur kreasi pionering gapura perkemahan. Lomba pionering monumen nasional.

“Kemampuan kreatifitas, soliditas, dan gotong royong mereka akan diuji dalam bentuk permainan dan perlombaan yang menarik. Misalnya kita akan membuat bangunan monumen nasional dari bumbu yang megah,” jelasnya.

Robby menekankan, bahwa kegiatan Festival Pionering ini akan dikemas dalam bentuk perkemahan yang menarik dan menyenangkan, bersifat kreatif, inovatif, edukatif serta aplikatif yang terarah dan teratur. Rencananya acara akan dibuka Menpora Imam Nahrawi, dan ditutup oleh Ketua Kwarnas Budi Waseso.

Diketahui dalam kepramukaan atau kepanduan, pioneering adalah kegiatan menggunakan tali dan tongkat kayu atau bambu yang dihubungkan menggunakan simpul dan ikatan untuk membentuk struktur atau perlengkapan berguna, mulai dari meja makan sampai jembatan dan lainnya.

Pioneering merupakan salah satu metode pendidikan untuk melatih dan mendidik para peserta didik Pramuka dalam bidang keterampilan teknis, kerja sama regu, dan memecahkan masalah bersama-sama. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.