Rabu, 17 Oktober 18

Kampus Tak Boleh Jadi Tempat Kampanye

Kampus Tak Boleh Jadi Tempat Kampanye
* Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir. (Foto: Tribunnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir meniadakan kampus jadi tempat kampanye para capres-cawapres. Ia menegaskan kampus harus bersih dari politisasi. 

“Tidak boleh kampus untuk dilakukan politisasi. Mana sekarang calon yang ke kampus? Saya larang. Panggil rektornya. Enggak boleh,” tegas Nasir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Begitu juga, menurut Nasir, capres-cawapres juga tak boleh terlibat dalam acara sosialisasi pemilu di kampus apalagi dilakukan sendiri-sendiri. Ia khawatir nanti tidak imbang. 

“Ya KPU (bisa). Kalau datangkan, ya semua didatangkan jangan sendiri. Supaya nanti imbang beritanya,” katanya menegaskan.

Hanya saja, Nasir tak melarang apabila Jokowi turun ke kampus. Sepanjang dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Presiden, Nasir menyatakan hal itu tak dapat dipersoalkan.

“Pak Jokowi sebagai presiden, dia ke mana pun dia mesti harus lakukan. Presiden tidak bisa berhenti dalam satu hari. Nanti presiden berhenti satu hari masalah negara ini,” katanya.

Meski demikian, jika Prabowo datang ke kampus sebagai Ketua Umum Gerindra, Nasir menegaskan hal itu tidak boleh. Nasir menilai kedatangan sebagai ketua umum parpol merupakan bentuk politik.

“Tidak boleh itu politik. Kalau presiden datang ke kampus itu hak presiden, tapi bukan sebagai calon presiden,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.