Minggu, 25 Agustus 19

Polisi Ungkap Lima Komponen Dalam Kasus Senjata Ilegal Kivlan Zen

Polisi Ungkap Lima Komponen Dalam Kasus Senjata Ilegal Kivlan Zen
* Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra. (Foto: Poskota)

Jakarta, Obsessionnews.com – Polisi berhasil mengungkap lima komponen yang diduga terlibat dalam kasus kepemilikan senjata ilegal yang melibatkan mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen. Untuk masing-masing komponen sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan dalam kasus Kivlan, pihaknya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Kedelapan orang itu berada di komponen yang berbeda, dari inisiator, penyandang dana, pembeli, penyedia senjata api, hingga calon eksekutor.

“Kemudian siap merencanakan aksi pembunuhan tersebut, dan yang terakhir adalah calon-calon eksekutornya,” ungkap Asep di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Asep mengaku hingga saat ini kepolisian masih terus mendalami motif sebenarnya para tersangka melakukan kejahatan. Kivlan sendiri diduga menjadi sosok yang memberi perintah kepada tersangka yang berinisial HK alias Iwan untuk mencari eksekutor pembunuh empat tokoh nasional Indonesia dan seorang direktur lembaga survei.

“Tapi pada proses penyelidikan ini lebih dikonsentrasikan pada kepemilikan senjata ilegal,” kata dia.

Polisi telah membuka hasil penyidikan atas para pria yang ditangkap terkait kepemilikan senjata api ilegal untuk kerusuhan 22 Mei. Para tersangka telah mengakui perbuatannya di berita acara pemeriksaan (BAP) dan hal itu disampaikan ke publik dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam kemarin, Selasa (11/6/2019).

Para tersangka di antaranya H Kurniawan alias Iwan, Tajudin, dan Irfansyah. Tersangka H Kurniawan alias Iwan, Tajudin, dan Irfansyah dalam proses penyidikan diduga punya keterkaitan dengan Kivlan Zen (KZ), juga satu tersangka lainnya, yakni Habil Marati (HM).

(Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.