Selasa, 28 September 21

Polisi tak Temukan Beras Plastik di Gudang Beras Tanjung Perak

Polisi tak Temukan Beras Plastik di Gudang Beras Tanjung Perak
* Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Arnapi sidak gudang beras di Pergudangan Kalimas Baru, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (21/5/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah gudang beras di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (21/5/2015). Sidak tersebut untuk mencegah peredaran beras plastik di wilayah Surabaya.

Sidak ini, sekaligus meyakinkan masyarakat bahwa beras plastik tidak beredar di wilayah Surabaya, terutama beras import yang dikirim melalui jalur laut.

Pantuan Obsessionnews, saat melakukan sidak di sejumlah gudang di
kawasan Jalan Kalianget, Jalan  Kalimas Baru, dan beberapa tempat di komplek pergudangan di Kalimas, petugas tidak menemukan adanya beras plastik.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Arnapi mengaku, masyarakat sudah resah pasca ditemukannya beras yang diduga mengandung bahan plastik atau sintetis di Bekasi, Jawa Barat.  Karena itu, pihaknya ingin memastikan jika beras yang beredar di Surabaya benar-benar aman dan tidak terindikasi mengandung plastik.

“Kami mengantisipasi dan menyakinkan, bahwa gudang-gudang di pelabuhan Tanjung Perak ini, bebas dari beras plastik,” kata AKBP Arnapi kepada wartawan usai sidak, Kamis (21/5/2015).

Dia menambahkan, pihaknya juga akan secara rutin melakukan pengecekan di gudang-gudang lainnya, untuk mencegah masuknya beras yang diduga mengandung plastik ke Surabaya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga telah berkoordinasi dengan pihak bea cukai untuk masalah pengawasan dan pengamanan terhadap semua barang import yang datang, terutama beras.

“Pelabuhan Tanjung Perak ini salah satu gerbang masuk barang-barang import, salah satunya beras. Kami akan berkoordinasi dengan pihak bea cukai untuk selalu bekoordinasi dalam hal pengamanan. Terutama saat barang-barang import tersebut akan masuk ke Surabaya,” ujarnya. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.