Kamis, 27 Juni 19

Pertamina Janji Percepat Pembangunan Migas di Bojonegoro

Pertamina Janji Percepat Pembangunan Migas di Bojonegoro
* Kunjungan Pertamina bersama Komisi VII DPR ke Bojonegoro. (Foto: Blok Bojonegoro)

Bojonegoro, Obsessionnews.com -President Director (Presdir) PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, bersama Pimpinan Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam melakukan pertemuan dengan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah guna membahas aktivitas perusahaan migas di kabupaten tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asset 4 General Manager Agus Amperianto, VP Legal Relation Edy Sunaedy, Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyar dan Assisten Dua Pemkab Bojonegoro Setyo Yuliono. Bupati meminta perusahaan migas di Bojonegoro bisa segera beroperasi untuk meningkatkan APBD.

“Dalam kesempatan pertemuan tadi, Bupati Bojonegoro mengharapkan dukungan dari kegiatan dan partisipasi perusahaan migas di Bojonegoro, untuk membantu meningkatkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro melalui program-program yang memiliki dampak yang luas terhadap pengembangan daerah dan upaya mensejahterakan masyarakat lokal,” kata Nanang President Director PT Pertamina EP pasca pertemuan, Jumat (22/3/2019).

Nanang menambahkan, bahwa terkait dukungan perusahaan terhadap Pemerintah Daerah tidak perlu diragukan, mengingat Pertamina EP memang memiliki visi dan misi untuk tumbuh bersama lingkungan di daerah operasi dan memberikan nilai tambah bagi stakeholder, sehingga ia juga meminta pemkab bisa membantu penyelesaian proses perijinan yang merupakan aspek pemenuhan legalitas untuk melanjutkan kegiatan operasi.

“Ijin kami terkait kelangsungan operasi mudah-mudahan tidak tertahan karena proses formalitas perijinan tersebut, sehingga kegiatan operasi dan pencapaian target produksi bisa tercapai, sehingga akan bisa menyumbangkan tambahan PAD bagi Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SKK Migas Jabanusa, Ali Mahsyar dalam pertemuan tersebut menjelaskan, prinsipnya SKK Migas dan KKKS pasti akan berkontribusi terhadap pemerintah daerah. Bahkan untuk Bojonegoro, Dana Bagi Hasil Migas per tahun itu bisa mendapatkan sekitar Rp2,7 Triliun.

“Hari ini SKK Migas dan KKKS di wilayah Bojonegoro turut hadir dalam Musrenbang Bojonegoro 2020. Tentu akan kami perhatikan dan coba sinkronkan program-program CSR kami dengan rencana Pemerintah Daerah selama sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelas Ali.

Sementara Ridwan Hisjam dari Komisi-VII DPR menyebutkan, target lifting migas akan bisa tercapai apabila program kerja Pertamina EP berjalan sesuai jadwal dan tepat waktu, dan Komisi VII DPR RI terus memberikan dukungan terhadap Pertamina.

“Kami merasa perlu untuk mengingatkan diperlukannya penguatan sinergi dan dukungan dari PemKab Bojonegoro, agar produksi dan target lifting migas dari Pertamina benar-benar bisa dicapai,” tegas Ridwan.

Setelah pertemuan dengan Bupati Bojonegoro, Nanang Abdul Manaf mengajak diskusi rekan pekerja dari Asset 4, Sukowati Field dan Cepu Field terkait strategi perusahaan mulai dari perencanaan RK hingga eksekusinya.

“Proses bisnis perusahaan kita ini sifatnya Sequencial, dimana setiap tahapan itu saling terkait. Legal dan Relation dalam hal ini merupakan ujung tombak dari tahapan demi tahapan perencanaan perijinan hingga ke proses bisnis selanjutnya. Proses perizinan harusnya didukung dengan sinergi dari berbagai macam pemangku kepentingan, maka dari itu dahulukan pendekatan kehumasan, komunikasi yang baik dan pembinaan hubungan baik dengan Stakeholder,” pesan Nanang.

Lebih lanjut beliau menekankan pentingnya untuk meningkatkan sinergi serta dukungan direksi pusat terhadap program engagement dengan stakeholder. “Kami di jajaran direksi siap untuk memberi support untuk semua yang dibutuhkan oleh tim di lapangan”, pungkas Nanang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.