Selasa, 28 September 21

Pajak Kendaraan di Kebumen 2020 Capai Rp98,4 miliar, Kurang dari Target

Pajak Kendaraan di Kebumen 2020 Capai Rp98,4 miliar, Kurang dari Target
* Samsat Kebumen. (Foto: Albar)

Kebumen, Obsessionnews.com – Plt Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kebumen Tri Eddy Utomo melaporkan bahwa hasil pendapatan dari sektor pajak kendaraan tahun 2020 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena adanya pandemi Covid-19.

Eddy menyatakan, adanya pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, telah menjadikan pertumbuhan ekonomi masyarakat melambat. Dampaknya sektor penerimaan panjak di semua daerah pun menurun. Termasuk juga di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Eddy memaparkan, target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2020 hanya terkumpul Rp 98,4 miliar dari target Rp 101,5 miliar. Kondisi serupa juga terjadi untuk item penerimaan lain pada sub Pajak Daerah.

Eddy menyebut penerimaan pajak daerah Rp 145,4 miliar. Terinci dari pajak kendaraan bermotor Rp 98,4 miliar, biaya balik nama kendaraan bermotor Rp 46,5 miliar dan pajak air permukaan Rp 527,6 juta. Padahal, dari sub penerimaan retribusi pemakaian kekayaan daerah melampaui target yaitu Rp 91,9 juta dan adanya penerimaan lain Rp 1,2 miliar.

“Permasalahan utama karena masa pandemi covid-19 yang berkepanjangan,” katanya, Senin (4/1/2021).

Eddy menyebut penerimaan pajak tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 2019, penerimaan pajak daerah Rp 169,4 miliar atau 103,9 persen dari target dengan Rp 98,7 miliar diantaranya dari pajak kendaraan bermotor. Penerimaan lain dari denda PKB dan BBN.KB juga lebih tinggi yaitu Rp 3,3 miliar.

“Tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kebumen Rp 3-4 miliar dengan ribuan obyek kendaraan. Ini didominasi oleh kendaraan roda dua,” imbuhnya.

Berbagai upaya akan terus dilakukan untuk meningkatkan pendapatan pajak, seperti mendekatkan layanan ke masyarakat dengan Samsat Keliling maupun pelayanan di loket MPP.

Ke depan, dirinya juga akan melakukan gebrakan dengan program door to door maupun perusahaan untuk menjemput bola pembayaran pajak kendaraan bermotor. Ia pun mengimbau agar masyarakat punya kesadaran untuk tetap membayar pajak.

“Himbauan kepada masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor yang masih menunggak untuk segera membayar pajak. Karena pajak ini sangat penting untuk pembangunan khususnya di Jawa Tengah,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.