Selasa, 5 Maret 24

NasDem Tegaskan Kelompok Pemilih Moderat Dukung Anies-Muhaimin

NasDem Tegaskan Kelompok Pemilih Moderat Dukung Anies-Muhaimin
* Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Twitter @cakimiNOW)

Obsessionnews.com – Duet Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, sebagai bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) pada Pilpres 2024 resmi dideklarasikan di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (2/9/2023).

Politikus Partai NasDem dan anggota DPR RI Subardi menegaskan, deklarasi Anies-Muhaimin membuat kelompok pemilih moderat kini semakin terbuka mendukung Anies-Muhaimin.

 

Baca juga:

AHY Doakan Semoga Anies-Muhaimin Sukses di Pilpres 2024

PKS Tetap Usung Anies sebagai Bakal Capres

Dideklarasikan di Surabaya, Surya Paloh Optimistis Anies-Cak Imin Bakal Menang pada Pemilu 2024

 

 

Politikus Partai NasDem dan anggota DPR RI Subardi. (Foto: nasdem.id)

 

Selama ini pemilih moderat cenderung menutup diri meski mereka tertarik dengan Anies. Faktor figur Anies dan Muhaimin serta dukungan NasDem dan PKB efektif memperkuat persepsi bahwa pasangan ini representasi pemilih rasionalis dan reformis.

“Kelompok moderat itu mulai nyaman untuk mendukung Anies secara terbuka. Siapa kelompok moderat? Mereka dari pemilih rasionalis dan swing voters yang selama ini tak suka heboh soal perdebatan politik. Jumlahnya banyak sekali,” kata Subardi dalam acara diskusi dengan pemilih muda di Yogyakarta, Senin (4/9), seperti dikutip dari nasdem.id.

Deklarasi di Surabaya turut memperkuat narasi politik titik tengah yang diusung koalisi ini. Anies merupakan representasi pemilih yang ingin pembaruan, sedangkan Muhaimin representasi pemilih pendukung pemerintah.
Menurut Subardi, penyatuan keduanya menjadi perekat bagi dua kubu pemilih yang selama ini cenderung tidak ketemu. Ditambah komposisi pemilih dari PKB yang kuat di kalangan pemilih Nahdlatul Ulama (NU) dan NasDem yang lekat dengan pemilih nasionalis reformis.

Subardi mengungkapkan, kedua basis pemilih ini saling melengkapi pasangan Anies-Muhaimin.

“Jadi kalau selama ini ada dua kubu pemilih yang tidak ketemu, sekarang keduanya sudah klik. Figur Anies dan Muhaimin adalah konsolidator bagi kedua pemilih. Kerja sama ini menarik bagi kelompok moderat sehingga mereka mulai terbuka,” terang Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

Dengan kekuatan ini Subardi yakin tambahan pemilih dari kelompok moderat dan swing voters akan terus mengalir. Kelompok ini juga mewakili kalangan pemilih yang ingin perubahan wajah politik setelah 10 tahun terakhir didominasi partai tertentu.

Dengan hadirnya pasangan Anies–Muhaimin, NasDem sebagai inisator pasangan ini menawarkan demokrasi yang partisipatif. Demokrasi yang menyehatkan karena adanya sirkulasi politik yang sehat.

“Kita ingin pasangan ini tidak sekadar berkontestasi, tetapi ada misi agar demokrasi kita semakin sehat, demokrasi yang bermutu. Tentu saja apa yang baik kita teruskan, yang kurang kita sempurnakan,” tegas Subardi. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.