Jumat, 27 Mei 22

Musim Dingin, Relawan Indonesia Kirim Bantuan ke Warga Palestina

Musim Dingin, Relawan Indonesia Kirim Bantuan ke Warga Palestina
* Relawan Indonesia Eko Sulistio memberikan bantuan kepada pengungsi Palestina. (Foto: dokumen pribadi)

Jordania, Obsessionnews.com – Relawan kemanusian dari Indonesia Eko Sulistio kembali mengunjungi Jordania untuk memberikan bantuan kepada warga Palestina yang sudah lama mengungsi di daerah perbatasan karena menjadi korban penjajahan Israel.

 

Baca juga:

Lebih Dari 7 Dekade, Kondisi Palestina Semakin Terpuruk

Kharis Apresiasi Keberhasilan Indonesia Desak DK PBB Terkait Pemukiman Israel Ilegal di Palestina

Israel Biadab! Indonesia Harus Selamatkan Rakyat Palestina

 

Bantuan pada saat musim dingin ekstrem dengan suhu minus 7 derajat celcius ini cukup menyulitkan para relawan dalam mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi yang tersebar di kamp-kamp pengungsian di perbatan Jordan-Palestina.

Didasari atas kebutuhan para pengungsi akan perlunya fasilitas bahan pangan dan perlengkapan musim dingin ekstrem ini, maka sumbangan rakyat Indonesia memfokuskan pada bahan-bahan makanan. Perlengkapan musim dingin di seperti selimut, jacket, sarung tangan, kaus kaki, tenda keluarga, mesin pemanas serta obat-obatan.

Aksi kemanusiaan sudah berlangsung sejak 25 Januari 2020 Hingga 25 Februari 2020. Dalam menjalankan tugasnya Eko dibantu rekan-rekan HPMI Jordania atau Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Jordania.

Bantuan kemanusiaan ini datang dari masyarakat Indonesia melalui beberapa lembaha kemanusian salah satunya, BAZNAS, DT Peduli, dan beberapa bantuan yang sifatnya personal. Eko mengakui bantuan dari masyarakat Indonesia sulit karena kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Trump dan negara-negara Eropa memuat kebijakan untuk pengurangan bahkan penghentian bantuan secara sepihak. Bantuan dijaga sangat ketat,” ujarnya kepada obsessionnews.com, Selasa (11/2/2020).

Selain itu, kamp-kampa pengungsian banyak tersebar di tempat-tempat yang susah dijangkau. Mereka hanya bertahan hidup dengan tenda yang terbuat dari terpal. Pada musim dingin yang ekstrem ini rawan terserang penyakit Hypothermia.

Bahan makanan yang didistribusikan antara lain adalah

Beras total sebanyak 5 ton beras.
Cooking oil minyak goreng total sebanyak ± 4.000 liter .
Bawang merah 4000Kg
Kacang-kacangan ± 4.000Kg
Gula ± 4000Kg
Mie kuning ±20.000 Pack
Mie putih ±2.000 Pack
Garam ±4000Kg
Tepung ±4000kg
Susu 2.000 ±kaleng
Kentang ± 4000 Kg
Keju 1000 batang
Roti 1000Kg
2000 biscuit
Coklat 1000 batang.
Selimut 1000 lembar
Kaus kaki 1000 pasang
Sarung tangan 1000 pasang
Jacket atau sweater 1000 Pcs

“Paket bantuan makanan keluarga ini diperuntukan untuk ± 1500 kepala keluarga yang tersebar di kamp-kamp pengungsian palestina dan Suriah di Jordania,” jelasnyam

Kamp-kamp pengungsian tersebut antara lain, AlBay’at di Provinsi Mafraq Jordania perbatasan dengan Suriah, kamp Ummusarb, Huwaizah, kamp Suff dan lain sebagainya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.