Selasa, 26 Oktober 21

Mimpi Anthony Peroleh Medali di Olimpiade Tokyo Terwujud

Mimpi Anthony Peroleh Medali di Olimpiade Tokyo Terwujud
* Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting merebut medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). (Foto: nocindonesia)

Obsessionnews.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menutup penampilan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 dengan manis. Pemuda kelahiran 20 Oktober 1996 ini berhasil memperoleh medali perunggu pada debutnya di pesta olah raga paling prestisius sedunia ini.

Baca juga:

Menpora Bersyukur atas Keberhasilan Greysia/Apriyani Gondol Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Air Mata Greysia/Apriani Menetes Ketika Lagu ‘Indonesia Raya’ Berkumandang dan Bendera Merah Putih Dikibarkan

Kalahkan Pasangan China, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Anthony berkibar seusai menumbangkan Kevin Corfon (Guatemala) dengan skor 21-11, 21-13 di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021). Dengan raihan ini Indonesia mendapat satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Koleksi tersebut menempatkan Merah Putih di urutan ke-35 klasemen medali sementara pada 22.45 waktu setempat atau 20.45 WIB.

Anthony bersyukur bisa menjadi penyumbang medali bagi Indonesia. Total bulu tangkis meraih dua medali. Selain perunggu Anthony, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengukir sejarah besar dengan merengkuh keping emas usai menumbangkan Chen Aingchen,/Jia Yifan (China) dengan skor 21-19, 21-15.

“Semalam sempat sulit tidur, terus saya mencoba menenangkan diri dengan berdoa. Puji Tuhan, saya bisa tampil dengan baik,” kata Anthony usai pertandingan.

Medali perunggu Anthony memiliki arti spesial di sektor tunggal putra. Setelah 17 tahun Anthony tampil sebagai tunggal putra pertama yang mampu mempersembahkan medali lagi untuk Merah Putih. Sejak Taufik Hidayat mendapat emas di Olimpiade 2004 Athena belum ada lagi wakil dari tunggal putra yang bisa menjejak semifinal.

Anthony berterima kasih  kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukungnya dalam dua pekan ini. Memang sulit, tetapi pemain berusia 24 tahun itu bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Anthony menganggap pencapaiannya ini juga akan menjadi tolok ukur menjelang event-event penting yang akan dimainkannya ke depannya.

“Sejak awal persiapan juga berusaha fokus dan tenang, berusaha untuk meminimalisasi kesalahan,” ujar Anthony yang mengaku mengidolakan Taufik Hidayat.

Anthony mengaku cukup sedih karena belum berhasil final,  tetapi ia merasa capaiannya di Olimpiade menjadi pembelajaran bagus bagi dirinya. Sebab ia belajar bagaimana caranya mengatur pikiran mental, teknik, serta aspek-aspek  lainnya.

“Yang pasti ada banyak yang harus ditingkatkan.  Setelah tak berhasil maju ke final, saya mencoba dan berusaha bangkit. Laga ini juga berarti untuk saya karena saya ini menjadi medali terakhir dari bulu tangkis yang diperebutkan Indonesia di Olimpiade Tokyo,” kata Anthony.

Lebih lanjut dia mengatakan, dukungan orang tua juga menjadi pelecut semangat. Sebab keluarga telah memotivasi dirinya agar tak sedih dari kekalahan di semifinal, melainkan harus fokus pada laga yang tersisa. Mereka juga tak menyangka langkah di Tokyo bisa sampai merebut medali.

Anthony mengatakan, inspirasinya terjun ke bulu tangkis lantaran ia melihat Olimpiade. Lalu ia terbersit keinginan untuk bisa tampil di ajang olah raga paling bergengsi di dunia ini. Kini mimpi itu terwujud. Ia tak hanya tampil, tetapi juga pulang ke Tanah Air membawa medali.

Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani mengaku gembira dengan capaian prestasi atlet-atlet Indonesia.

“Hari ini luar biasa, perjuangan atlet-atlet Indonesia kian sempurna dengan tambahan satu medali emas dan satu medali perunggu dari cabang olah raga bulu tangkis,” kata Rosan.

Kontingen Indonesia akan kembali ke Tanah Air pada 4 Agustus. Rombongan akan dipimpin langsung oleh Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani.(red/arh)

Sumber: kemenpora.go.id

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.