Selasa, 26 Oktober 21

Menpora Bersyukur atas Keberhasilan Greysia/Apriyani Gondol Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Menpora Bersyukur atas Keberhasilan Greysia/Apriyani Gondol Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020
* Pemain bulu tangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo, Senin (2/8/2021). (Foto: nocindonesia)

Jakarta, obsessionnews.com – Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersyukur atas keberhasilan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil menggondol medali emas cabang olah raga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) pada partai final di Lapangan 1 Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021) pagi WIB.

Baca juga: 

Air Mata Greysia/Apriani Menetes Ketika Lagu ‘Indonesia Raya’ Berkumandang dan Bendera Merah Putih Dikibarkan

Kalahkan Pasangan China, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

“Saya merasa bersyukur atas pencapaian ganda putri bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan torehan medali emas yang merupakan pertama dalam sejarah keikutsertaan kita di olimpiade,” kata Menpora  Senin.

Satu hal yang membuat  Amali senang yakni Greysia/Apriyani bermain lepas tanpa beban. Hal itu mungkin dikarenakan sejak awal keduanya tidak diunggulkan dalam event olahraga tertinggi di dunia tersebut sehingga tekanannya berkurang.

“Berbeda dengan lawannya dari Cina yang sudah diunggulkan sejak awal, pasti memikul beban berat,” ujar Amali.

Menurutnya, berlaga di Olimpiade atmosfirnya berbeda dan tekanannya lebih berat daripada kejuaraan dunia atau event lainnya. Dan hal itu bahkan sudah ia sampaikan kepada Greysia/Apriyani usai memenangi laga semifinal atas pasangan Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan, Sabtu lalu.

“Hari Sabtu kemarin saya sempat berbincang dengan Greysia lewat video call. Saya sampaikan ucapan terima kasih atas pencapaiannya sudah sampai di babak final. Saya sampaikan sebagai Menpora tidak membebani target apa pun setelah ini. Yang penting main lepas dan saya ajak dia banyak bercanda untuk membuat dia rileks,” ungkapnya.

Amali mengakui dirinya saat melepas mereka harus membakar semangat kontingen terutama para atlet untuk meraih prestasi. Namun, saat mau menghadapi babak final hal tersebut tidak lagi dilakukan karena tidak ingin pemberian semangat tersebut malah kontra produktif dan bahkan menjadi beban mereka dalam bertanding.

“Saya sangat menyadari itu. Alhamdulillah cara itu tepat dan kita bisa lihat penampilan mereka yang tanpa beban tapi tetap fokus mengumpulkan poin demi poin. Selamat para Srikandi olahraga Indonesia,” ucap Amali.

Untuk diketahui gnda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas cabang olah raga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) pada partai final.

Greysia/Apriyani menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-15 dalam tempo 55 menit. Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade.(red/arh)

Sumber: Kemenpora.go.id

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.