Meski Kalah, Netizen Tetap Nilai Zohri Berprestasi

Meski Kalah, Netizen Tetap Nilai Zohri Berprestasi
Jakarta, Obsessionnews.com - Kekalahan Zohri merebut medali di cabang lari 100 meter Asian Games 2018 tetap mendapat apresiasi dari sejumlah netizen. Pasalnya, Zohri masuk kategori atlet termuda dicabang olahraga tersebut. Sedangkan lawanya adalah atlet-atlet senior. Kekalahan Zohri sempat membuat warganet kecewa karena Zohri tak mampu memberikan medali untuk Indonesia. Padahal sebelum Asian Games nama Zohri melejit setelah sukses mendapat gelar juara dunia cabang olahraga 100 meter untuk kelas junior. Umur Zohri saat ini baru 18 tahun. "Walaupun finish ke 7, catatan waktu Zohri merupakan catatan waktu terbaik dirinya selama di Asian Games 2018. Masih sangat muda dan teruslah berprestasi Zohri !!" Ujar pemilik akun Twitter @dewahoya, Senin (27/8/2018). "Zohri meskipun kalah, catatan waktunya tetap personal best dia lho.. 10.20 detik," ujar pemilik akun @mgreantara. "Zohri menajamkan waktunya lagi di final, tapi memang masih beda kelas. Tak perlu berkecil hati, masuk final Asian Games sudah hebat. Masih 18 tahun pula. Ayo pemerintah, kirim Zohri ke tempat latihan kelas dunia. Kita goyang Tokyo 2020," ujar pemilik akun @pangeransiahaan. "Pagi ini bca TL isinya Zohri gagal/blm mmpu dpt medali blabla dan kalimat lainnya yg bkin demotivasi. Buat sy Zohri udh mati2an brjuang dgn usianya yg sangat muda,18th disandingkan dgn pemain senior. Prtma kali brtanding di AG msuk final aj itu suatu prestasi besar & membanggakan," ujar pemilik akun @tatavoila. Dalam lomba yang dihelat di lintasan lari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu, (26/8), Zohri mencatatkan waktu 10,20 detik untuk menyelesaikan lomba. Sementara sang juara, Su Bingtian asal Cina, mencatatkan waktu tercepat 9,92 detik. Atas hasil ini, atlet berusia 18 tahun tersebut mengaku tak menyesal. Dia justru merasa mendapat banyak pelajaran dari kekalahannya ini. Terlebih, dia juga tak ditargetkan medali sejak awal. Sebab, lawan-lawannya kebanyakan merupakan senior yang usianya jauh di atas Zohri. "Semoga ini menjadi pelajaran yang berarti buat saya. Semoga ke depannya saya bisa tetap semangat latihan dan memperbaiki semua yang masih kurang," kata Zohri. "Saya tak kecewa dengan kekalahan ini karena tidak ditargetkan medali. Itu mungkin karena seniornya lebih kuat ya. Apalagi ada yang juara dunia dan pemegang rekor. Ini semua jadi pengalaman buat saya," jelasnya. Selanjutnya, Zohri akan kembali beraksi pada nomor estafet 4x100 meter. Nomor tersebut akan dipertandingkan pada hari Rabu mendatang, (29/8). (Albar)