Minggu, 28 November 21

Menhub: KA Petikemas Tekan Biaya Logistik 15 Persen

Menhub: KA Petikemas Tekan Biaya Logistik 15 Persen
* Menhub Ignasius Jonan (tengah) usai peresmian angkutan petikemas dengan moda KA dari lapangan penumpukan petikemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menuju Jakarta, Kamis (9/4/2015). (Foto-foto:GA Semeru/obsessionnews.com)

Surabaya, Obsessionnews – Kereta api logistik (Kalog) pengangkut petikemas dari lapangan penumpukan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kini telah dioperasikan. PT Kalog, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang diresmikan Kamis (9/4/2015) tersebut diklaim mampu menekan biaya operasional sebesar 15 persen.

“Selain bisa menekan biaya operasional, jasa angkutan kereta api ini tidak akan mematikan jasa angkutan petikemas lain, seperti truk trailer,” ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan usai meresmikan operasional Kalog pengangkut petikemas di TPS.

KA PETIKEMAS - TPS KAMIS -9-4-2015

Ia berharap, dengan semakin banyaknya jasa angkutan petikemas akan memberikan daya saing yang lebih baik. Dengan begitu akan tercipta pelayanan angkutan petikemas yang berkualitas. “Para pengusaha atau pengguna jasa di bidang ekspor-impor akan diuntungkan, di samping memiliki banyak pilihan untuk sarana angkut petikemasnya,” jelasnya.

Kini PT Kalog hanya mengopersikan KA petikemas untuk tujuan Jakarta-Surabaya, selama dua kali seminggu. Ke depan, apabila ada peningkatan permintaan, maka tidak menutup kemungkinan jadual keberangkatan KA bisa ditambah lebih dari dua kali.

“Akan kami sesuaikan dengan naiknya permintaan,” lanjut Dirut PT KAI Edi Sukmoro, saat mendampingi Menhub.

Edi menjelaskan, KA petikemas tersebut akan mengangkut 30 rangkaian gerbong petikemas dari Surabaya menuju ke Jakarta. Rinciannya, petikemas yang diangkut dari lapangan penumpukan TPS berjumlah 18 rangkaian dan ditambah 12 rangkaian lagi di stasiun Kalimas Surabaya.

“Jadi, sebelum diangkut ke Jakarta, Kalog akan berhenti lagi di stasiun Kalimas untuk menambah 12 rangkian hingga berjumlah 30 rangkaian gerbong petikemas,” paparnya.

TPS yang berada di kawasan Tanjung Perak Surabaya melakukan kerjasama dalam pengangkutan petikemas dengan PT KAI, dalam hal ini PT Kalog. Jasa angkutan petikemas menggunakan kereta api ini langsung dari lapangan penumpukan di dalam lokasi TPS.

“Kereta api pengangkut petikemas ini, sesuai dengan kebijakan pemerintahan Jokowi tentang konsep tol laut,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, angkutan kontainer menggunakan kereta api ini merupakan salah satu bentuk prasarana multimoda, di samping menggunakan truk. Selain mengurangi dwelling time (waktu tunggu) petikemas di pelabuhan, kerjasama itu ikut mendorong program pemerintah (Sislognas) dalam mengurangi beban di pantai utara Jawa (Pantura).

Kalog mengoperasikan 2 rangkaian kereta api (Kalog 1 dan Kalog 2) dengan formasi masing-masing 30 gerbong datar (GD). Terdiri dari 20 GD muatan petikemas reefer akan dimuat di TPS menuju Stasiun Kalimas, dan 10 GD lainnya akan dimuat di Stasiun Kalimas menuju ke Stasiun Sungai Lagoa (Jakarta). Fasilitas jalur rel kereta api dibangun sejak 1992, dan pernah dioperasikan oleh TPS pada 1994-2014, menjadi tonggak kembalinya angkutan multimoda petikemas di pelabuhan. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.