Sabtu, 24 Agustus 19

Mengapa Nasi Putih Bikin Ngantuk? Ini Alasannya

Mengapa Nasi Putih Bikin Ngantuk? Ini Alasannya
* Contoh nasi putih. (Foto; Sehati)

Jakarta, Obsessionnewe.com – Bagi masyarakat Indonesia seorang belum bisa dikatakan makan sebelum memakan nasi sebagai bahan pokoknya. Nasi putih sudah menjadi makanan utama yang tak tergantikan di Indonesia. Dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, nasi juga mengenyangkan.

Dampaknya kadang orang cepat merasa ngantuk. Mengapa bisa demikian?

Sebagai makanan yang mengandung karbohidrat dan kalori tinggi, nasi juga memilki nilai indeks glikemik yang tinggi. Indeks glikemiks sendiri adalah standar yang dipakai untuk mengukur seberapa cepat makanan tertentu meningkatkan kadar gula di dalam darah.

Proses ngantuk itu terjadi karena tubuh manusia akan bereaksi terhadap asupan nutrisi yang didapatkan. Tubuh membutuhkan tenaga yang sangat besar untuk memecah komponen karbohidrat yang kemudian akan di serap oleh sel-sel tubuh.

Proses tersebut dapat memicu peningkatan gula darah dalam tubuh. Nah, supaya kadar gula tidak terlalu banyak dalam tubuh, organ pankreas akan lantas menghasilkan hormon yang disebut insulin.

Insulin mampu meningkatkan kadar triptofan dalam otak. Selanjutnya, triptofan akan meningkatkan kadar hormon bernama serotonin dan melatonin. Kedua hormon ini berkaitan erat dengan munculnya rasa mengantuk. Serotonin membuat seseorang merasa tenang dan nyaman.

Sedangkan melatonin sendiri adalah hormon yang akan diproduksi agar tubuh bisa beristirahat. Jadi jangan heran jika setelah makan nasi, terutama dalam porsi yang besar, maka akan timbul rasa ngantuk.

Bagaimana cara mencegahnya?

1. Meskipun makan nasi bikin ngantuk, bukan berarti nasi tidak baik sama sekali. Seseorang tetap bisa mengonsumsi nasi tanpa khawatir jadi mengantuk. Berikut tips-tips mencegah ngantuk setelah makan nasi yang bisa Anda terapkan.

2. Makan nasi dari beras cokelat, beras merah, atau beras hitam sebagai alternatif makanan pokok. Jenis-jenis nasi tersebut memiliki nilai indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih. Karena itu, nasi masih bisa dikonsumsi tanpa takut langsung mengantuk.

3. Konsumsi protein yang lebih banyak seperti ikan atau ayam ke dalam pola makan. Lalu dapat mengonsumsi makanan jenis lemak yang sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, tahu, serta biji-bijian.

4, Apabila merasa lemas atau mengantuk setelah makan nasi, cobalah jalan kaki selama 20 menit. Melakukan aktivitias fisik akan meningkatkan kadar energi di dalam tubuh dan mengusir kantuk.

5. Minum air putih secukupnya, karena kekurangan air putih dapat membuat tubuh semakin lemas. Dianjurkan untuk minum air putih sekitar delapan gelas per hari.

6. Jangan makan nasi berlebihan. Usahakan untuk menyeimbangkan porsi makan dengan nutrisi lain seperti protein rendah lemak, vitamin, mineral, dan serat.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.