Jumat, 27 Mei 22

Mengajak itu Harus Merangkul Bukan Memukul

Mengajak itu Harus Merangkul Bukan Memukul
* Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Bandung, Obsessionnews.com – Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil memberikan sambutan pada acara penutupan Bulan Bhakti Karang Taruna di Secaba Sindanglaya Bihbul Rindam III Siliwangi, Senin (17/10/2016).

Dalam sambutannya Ridwan menjelaskan, hari ini merupakan hari yang baik dan bahagia. “Selama dua tahun kita reformasi karang taruna, sekarang ini kekompakannya sudah mulai terasa,” ujar Ridwan.

Menurutnya, kekompakan ini bermula dari keaktifan di seluruh wilayah yang mempunyai aktifitas luar biasa salah satunya berkat PIPPK. “Insya Allah, PIPPK bisa melancarkan kita dalam hal kepedulian sosial, budaya maupun ekonomi,” jelasnya.

Ridwan menyampaikan, sebagai orang Bandung harus bangga tinggal di kota yang indah ini.

“Sebagai kota kelahiran, kita harus bangga bekerja dan berkorban untuk kota yang dicintai ini, sehingga apabila ada kemajuan ataupun masalah, lebih ataupun kurang yang ada di kota ini mari kita rasakan, sehingga apabila kita menjadi pemimpin suatu saat nanti, bisa memecahkan masalah serta dapat bahagia dengan kemajuan yang sudah tercapai,” jelasnya.

rk-mengajak-2

Wali Kota Bandung menjelaskan, dakwah yang terbaik yaitu dengan ahlak serta kepemimpinan yang baik adalah kepeminpinan yang teladan. “Mungkin lebih baiknya bisa di katakan Ing Madya Mangun Karso, yang artinya mendorong rakyat dari tengah ke depan jadi yang lelet terbawa menjadi aktif,” ujarnya.

Ridwan berpesan kepada Karang Taruna untuk menggerakan hatinya dengan merangkul bukan memukul, gerakan hatinya dengan memotovasi bukan memaki serta gerakan hatinya dengan tunjuk tangan bukan turun tangan

“Insya Allah dengan gerakan tersebut, maka kita sebagai pemimpin bisa menjalakannya dengan baik,” ujar ridwan.

Ia menegaskan, ada beberapa anak muda karang taruna yang mendatkan penghargaan. Mereka mendapatkan penghargaan itu tidak diam begitu saja, dengan kerja yang ikhlas pasti Allah membalasnya dengan kebaikan juga,

“Contohnya tadi anak karang taruna seperti mengurus lansia, mengurus anak jalanan, menjadi relawan dan teladan di bidang ekonomi. Ini lah jawaban dari pertanyaan pemuda seperti apa yang dibutuhkan dan revelan dengan masalah indonesia hari ini, yaitu pemuda yang pro aktif sebagai agen perubahan, bisa perubahannya sosial, ekonomi dan kebudayaan,” jelasnya.

rk-mengajak-3

Ridwan menegaskan salah satunya gerobak baca, itu merupakan inisiatif bahwa khusunya warga miskin bisa mengakses buku untuk membaca dengan cara terkoordinir oleh kerelawanan aktifitas dari anak muda karang taruna.

“Dengan tekad ikhlas, maka yakinlah mimpi kita tercapai, meskipun hanya di sektor kewilayahan, tetapi kita bisa memberikan manfaat yang berguna bagi masyarakat. Nah inilah yang saya inginkan di setiap kewilayahan itu. Tinggal hal hal ini dimasifkan, sehingga suatu hari nanti kota bandung ini seimbang lahir batin kota yang dari anak anak, remaja, dewasa, orang tuanya pro aktif terhadap kondusifitas dsn kesetiakawanan sosial,” pungkas Ridwan.

Seusai memberikan sambutan, wali kota bandung memberikan penghargaan secara simbolis kepada karang taruna kelurahan pasir impun yang sudah membuat gerobak baca dengan banyaknya buku sekitar 600an.

Selanjutnya Ridwan Kamil memberikan pelakat secara simbolis kepada Letkol Ivan Tri Maulana yang telah menyediakan sarana atas terselenggaranya kegiatan bulan bhakti karang taruna.

Serta pemberian sertifikat oleh panitia kepada Mitra kerja terbaik, pembina umum terbaik, karya unit teknis terbaik, koordinator unit teknis, kader bersemangat, kader terkreatif, kader terkompak, karta berprestasi dan relawan sosial terbaik. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.