Kamis, 19 September 19

Lebaran 2018, ASDP Siapkan 68 Kapal di Merak-Bakauheni

Lebaran 2018, ASDP Siapkan 68 Kapal di Merak-Bakauheni
* Penyebrangan di pelabuhan Merak. (foto: Saibumi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Antrean kendaraan dan kemacetan lalu lintas akan mewarnai ruas-ruas jalan utama Banten menuju pelabuhan merak, antrian kendaraan pun akan terjadi di penyeberangan Selat Sunda khususnya di pelabuhan merak-Bakauheni. Hal itu dikarenakan arus mudik pada Lebaran 2018 yang jatuh pada Juni mendatang akan meningkat. Untuk itu dibutuhkan kesigapan pemerintah dalam menangani permasalahan tersebut.

PT Angkutan Sungai Dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah pemudik yang akan melintasi jalur laut Merak-Bakauheni tahun ini akan meningkat 10 persen dari tahun lalu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ASDP menyiapkan skenario berupa penyediaan tiga jenis kapal angkut penyeberangan yang dibedakan berdasarkan ukuran.

Commercial Director PT ASDP Indonesia Yusuf Hadi mengungkapkan, jumlah pemudik yang akan pulang pergi dari Pelabuhan Merak di Banten ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, maupun sebaliknya pada tahun ini akan melonjak 10 persen dibanding 2017, yakni dari 1,4 juta jiwa menjadi 1,6 juta jiwa.

Pada 2017, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah menghitung jumlah kendaraan roda dua atau motor, roda empat atau mobil, dan bus total ada sekitar 290 ribu unit. Bakal naik lagi 10 persen juga jadi 320 ribu unit kendaraan pada Lebaran 2018 nanti.

Demi mencegah kenaikan jumlah pemudik, perusahaan berplat merah ini telah menyiapkan skenario pengadaan tiga jenis kapal berbeda ukuran. Bila lalu lintas laut terpantau normal, ASDP akan mempersiapkan 30 unit kapal berukuran kecil, sedang, dan besar.

Selanjutnya, 33 unit kapal berukuran sedang dan besar akan disediakan bila lonjakan penumpang sudah mulai padat. Kalau sangat padat, maka ASDP akan menaikan jumlahnya menjadi 35 unit kapal berukuran besar, yaitu sekitar 5 ribu GT.

Untuk itu, kapal laut yang disediakan oleh ASDP di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, total sebanyak 68 unit. Karena ASDP memprediksi, peak hour (puncak kemacetan) di Merak-Bakauheni akan terjadi di atas jam 6 malam sampai Subuh. Soalnya pada jam-jam segitu banyak kapal logistik yang menyebrang. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.