Kamis, 21 Oktober 21

LaNyalla Nilai Tak Lazim Kilang Minyak Pertamina di Balongan Terbakar

LaNyalla Nilai Tak Lazim Kilang Minyak Pertamina di Balongan Terbakar
* Ketua DPD RI AA LaNyalla Mattalitti saat meninjau Lantamal VII di Kupang Nusa Tenggara Timur pekan lalu. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, obsessionnews.com – Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, meledak dan terbakar pada Senin (29/3/2021) dini hari. Sekitar 600 orang mengungsi akibat musibah terbakarnya kilang minyak tersebut.

 

Baca juga: 

Kilang Minyak Pertamina Balongan Meledak dan Terbakar

FOTO Sosialisasi Penggunaan Sabuk Keselamatan di Pertamina RU VI Balongan

FOTO Tim Kunker Komisi VII DPR RI Tinjau Pertamina Balongan

 

Sekitar enam jam api berkobar yang menyebabkan 5 orang luka berat dan 15 orang lainnya luka ringan. Musibah ini juga menyebabkan akses jalan Indramayu-Cirebon ditutup sementara.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mattalitti menilai sesungguhnya peristiwa tersebut tak lazim. Sebab, industri sektor minyak dan gas bumi memiliki risiko tinggi di sektor hulu, yakni pada kegiatan pengelolaan dan pengeboran. Sementara di sektor hilir pada kegiatan pemrosesan dan distribusi.

“Saya meminta agar peristiwa itu ditangani dengan serius. Apa yang menjadi penyebab kebakaran dan bagaimana standar keamanan dan keselamatan Pertamina. Tentu ini harus dievaluasi,” kata LaNyalla dalam keterangan resminya yang diterima obsessionnews.com, Senin (29/3/2021).

Di sisi lain mantan Ketua Umum PSSI itu juga menyoroti mengenai Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan serta Lindung Lingkungan (LL).

“Indusri harus memiliki antisipasi terhadap potensi bahaya (Hazard), kemungkinan risiko (risk) yaitu peluang terjadinya kecelakaan/kerugian pada periode waktu tertentu atau siklus operasi tertentu,” tutur alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Menurut mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur (Jatim) itu, industry harus menjamin keamanan lingkungan dan masyarakat dari bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas perusahaannya.

“Industri harus memastikan jaminan keamanan masyarakat dan lingkungan dari aktivitas yang dilakukannya,” kata senator dari daerah pemilihan Jatim tersebut.

Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan meledak dan terbakar hebat sekitar pukul 01.00 WIB pada Senin (29/3/2021). Diketahui, api yang melalap kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan terlihat dari jarak sejauh lima kilometer. Hal tersebut disampaikan oleh seorang warga Indramayu. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.