Jumat, 13 Desember 19

KJRI Jeddah Jalin Kerja Sama dengan UIN Malang

KJRI Jeddah Jalin Kerja Sama dengan UIN Malang
* Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Jawa Timur, untuk memberikan kemudahan akses masuk ke universitas tersebut bagi siswa lulusan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM). (KJRI Jeddah)

Jeddah, Obsessionnews.com –   Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Jawa Timur, untuk memberikan kemudahan akses masuk ke universitas tersebut bagi siswa lulusan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM).

Naskah kerja sama ditandatangani oleh Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin dan Rektor UIN Prof Dr Abdul Haris. Penandatanganan dilaksanakan di ruang pertemuan KJRI Jeddah, Minggu (1/12/2019).

 

Baca juga:

Peragaan Busana Muslim Akhiri WIW 2019 di Jeddah

Ditolak Tiga RS, KJRI Jeddah Bantu Pemakaman Janin 7 Bulan

KJRI Jeddah-PCINU Arab Saudi Peringati Maulid Nabi

 

Siaran pers Tim Media KJRI Jeddah yang diterima obsessionnews.com, Senin (2/12), menyebutkan dalam kesempatan tersebut Hery didampingi oleh Pelaksana Fungsi (PF) Pensosbud-1 Agus Muktamar dan PF Pensobud-2 Tubagus Nafia, sementara Rektor UIN Malang didampingi oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan Dr Uril Bahruddin, Dekan Fakultas Kedokteran Prof Bambang dan Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran UIN Ahmad Nashihuddin.

Prosesi penandatanganan disaksikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar yang turut hadir bersama rombongan.

Selama tiga tahun terakhir KJRI Jeddah terus berikhtiar untuk meningkatkan pelayanan pendidikan bagi pelajar Indonesia, baik anak-anak dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal bersama keluarga di wilayah kerja KJRI Jeddah, maupun Pelajar Indonesia yang berminat melanjutkan ke perguruan tinggi di Arab Saudi.

Perguruan tinggi di tanah air yang telah bekerja sama secara afirmatif dengan KJRI Jeddah adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Darussalam Gontor, Universitas Terbuka (UT), Politeknik Penerbangan Palembang, dan terakhir UIN Malang Jawa Timur.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat. KJRI terus berikhtiar untuk menghadirkan akses yang seluas-luasnya bagi anak-anak PMI di Arab Saudi, khususnya di wilayah kerja KJRI Jeddah agar memperoleh pendidikan yang baik. Kami percaya mata rantai kemiskinan hanya bisa diputus dengan pendidikan yang baik,” ujar Hery.

Ia menambahkan, KJRI Jeddah juga melakukan pertemuan dengan para rektor perguruan tinggi di Arab Saudi, antara lain Universitas Islam Madinah, Universitas Thaif dan Universitas King Khalid di Abha.

Kalau sebelumnya mahasiswa asal Indonesia terkonsentrasi di perguruan tinggi yang ada di Jeddah, Mekkah dan Madinah, tiga tahun belakangan ini perguruan tinggi di Abha, Thaif, Tabuk dan Jizan mulai menerima pelajar Indonesia dengan beasiswa penuh.

Sekitar 1.300 anak WNI kini belajar di Sekolah Indonesia Jeddah dan Sekolah Indonesia Makkah. Umumnya mereka adalah anak-anak dari PMI yang bekerja di sektor informal. Jumlah tersebut belum termasuk anak WNI yang belajar dengan sistem kejar paket dan mereka yang belajar di sekolah internasional.

Mahasiswa asal Indonesia kini tengah berlajar di sejumlah perguruan tinggi Arab Saudi yang berada di Wilayah Kerja KJRI Jeddah berjumlah lebih dari 1.000 orang. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.