Selasa, 20 Oktober 20

Ketum Parmusi: Pemerintah Harus Membuka Ruang Dialog, Agar Tidak Dituding Otoriter

Ketum Parmusi: Pemerintah Harus Membuka Ruang Dialog, Agar Tidak Dituding Otoriter
* Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam bersama para pengurus Parmusi.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam menyatakan, semua bangsa merasakan keprihatinan yang mendalam dengan adanya pandemi virus corona ini. Pasalnya, corona telah berdampak besar terhadap seluruh sendi-sendi kehidupan.

“Pandemi Corona ini, dampaknya sungguh dahsyat, bukan saja terhadap kesehatan, tetapi juga krisis perekonomian nasional. Kini rakyat kebanyakan semakin susah, bahkan angka kemiskinan bertambah,” ujar Usamah dalam pidatonya di acara Muktamar Parmusi IV yang juga diikuti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Jokowi Berharap Kader Parmusi di Seluruh Penjuru Tanah Air Turut Jaga Umat

Parmusi, kata Usamah, sangat menghargai berbagai upaya, kebijakan dan kerja keras yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan corona ini untuk kemaslahatan rakyat, keselamatan bangsa dan negara. Namun Parmusi merasa perlunya kolaborasi dari semua pihak untuk bisa mengatasi persoalan ini dengan baik.

“Dalam konsep negara modern, tiga pilar utama negara, yakni pemerintah, korporasi, dan masyarakat sipil, seyogyanya harus berkolaborasi, bekerja sama saling mendukung, memiliki kesetaraan, duduk sederajat untuk bersatu menyelesaikan semua persoalan negara,” tuturnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.