Jumat, 3 April 20

Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi Perum Perhutani

Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi Perum Perhutani
* Jajaran Direksi Perum Perhutani. (Foto: Web Perhutani)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah merombak jajaran direksi di Perum Perhutani pada Rabu (26/2/2020).

Perombakan tersebut tertuang dalam salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-55/MBU/02/2020 tanggal 26 Februari 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Numenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perum Perhutani.

Dalam Surat Keputusan tersebut disampaikan Kementerian BUMN mengangkat Wahyu Kuncoro sebagai Direktur Utama Perum Perhutani, Ahmad Ibrahim sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, dan Natalas Anis Harjanto sebagai Direktur Perhutanan Sosial.

Baca juga: Ini Peran Vital Endang di SDM, Umum, dan IT Perum Perhutani

Plt. Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Imam Paryanto menyampaikan, selamat bekerja bagi Direktur Utama beserta anggota Direksi yang baru, ia juga berharap semoga dengan penunjukan ini dapat membawa Perhutani semakin baik dan berkembang.

“Kepada direksi baru agar siap bekerja dengan mengedepankan dedikasi, integritas dan sepenuh hati,” ujar Imam dikutip obsessionnews.com dari web Perhutani, Jakarta, Jumat (28/2).

Sementara itu, Wahyu menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan amanah yang diberikan. Ia berharap adanya kekompakan segenap anggota direksi dalam menjalankan program-program Perhutani kedepan.

“Saya berharap anggota Direksi kompak dalam menjalankan tugas, adanya Direktur baru yang khusus menangani program Perhutanan Sosial, perlu mendapatkan dukungan bersama,” ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini Direksi Perum Perhutani adalah Wahyu Kuncoro sebagai Direktur Utama, Eko Wahyudi (Direktur Keuangan), Bambang Catur Wahyudi (Direktur Operasi), Kemal Sudiro (Direktur SDM, Umum, dan IT), Ahmad Ibrahim (Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran) dan Natalas Anis Harjanto (Direktur Perhutanan Sosial). (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.