Minggu, 27 November 22

Kemensos Kunjungi Elissaumaeni yang Menderita Neurofibroma di Lombok Timur

Kemensos Kunjungi Elissaumaeni yang Menderita Neurofibroma di Lombok Timur
* Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Kitabisa. com menyerahkan bantuan donasi senilai lebih dari Rp120 juta kepada Elissaumaeni, yang akrab disapa Elis, warga Dusun Sekaranyar, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang menderita neurofibroma (tumor wajah) sejak duduk di bangku SD, Sabtu (16/7/2012). (Foto: Humas Kemensos)

Obsessionnews.com –Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Kitabisa. com menyerahkan bantuan donasi senilai lebih dari Rp120 juta kepada Elissaumaeni (23) yang akrab disapa Elis, warga dusun Sekaranyar, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang menderita neurofibroma (tumor wajah) sejak duduk di bangku SD, Sabtu (16/7/2012).

 

Baca juga:

FOTO Konferensi Pers ACT Pertanyakan Keputusan Pencabutan Izin dari Kemensos

ACT Kaget dan Sayangkan Keluarnya Keputusan Pencabutan Izin dari Kemensos

 

 

Kehadiran Kemensos itu untuk memberi motivasi dan semangat kepada Elis. Elis dan keluarganya menyambut penuh suka cita kedatangan Kemensos.

“Kemensos hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan hidup sehari-hari Elis cukup, asupan nutrisinya juga memadai. Oleh karena itu kami juga menyerahkan bantuan ATENSI berupa kebutuhan nutrisi,” ucap Sekretaris Jenderal Kemensos Harry Hikmat yang hadir dan bertemu langsung dengan Elis.

 

 

 

Dikutip dari siaran pers Humas Kemensos yang diterima obsessionnews.com, Minggu (17/7), kehidupan ekonomi keluarga yang kurang memadai membuat Elis kesulitan untuk mendapatkan perawatan optimal. Saat ini Elis masih tinggal bersama kakak, adik dan kedua orangtuanya. Orangtua Elis bekerja sebagai tukang gergaji kayu dan tidak memiliki penghasilan tetap. Sedangkan ibunya seorang penjahit yang belum tentu setiap hari ada pelanggan.

Penyakit yang dialami Elis diindikasikan merupakan faktor genetika. Ayah kandungnya, Saripudin, mengalami gejala tumor di sekujur tubuh. Kakak kandung Elis, Neneng Ayu Fituah, mengalami benjolan di lengan sebelah kanan berukuran cukup besar dan wajah sebelah kanan berukuran kecil.

Berbagai macam pengobatan sudah dilakukan baik secara alternatif sampai ke medis. Tindakan operasi telah dilakukan sejak usia 11 tahun, namun belum menemukan hasil memuaskan.

Saat ini Kemensos melalui Sentra Paramita sedang mengonsultasikan kondisi kesehatan Elis dengan RS Sanglah, Bali. Sebagian wajah sudah membengkak sampai ke bagian mata yang mempengaruhi pengelihatannya. Menurut Harry, untuk memulihkan kesehatan Elis dibutuhkan penanganan lebih lanjut, agar tumor yang berkembang diwajahnya dapat segera ditanggulangi.

“Dari pengalaman yang ada di RS Dr. Soetomo Surabaya, kondisi semacam ini bisa dibantu. Nanti Kemensos akan menginisiasikan dengan pihak rumah sakit dan lembaga-lembaga terkait lainnya,” tegas Harry yang disambut senyum manis Elis dan keluarganya.

Meskipun mendapat bantuan dan perhatian dari berbagai pihak, Elis tidak pernah berpangku tangan. Bahkan dengan kondisinya seperti itu, ia tetap beraktivitas dan mengejar cita-citanya untuk tetap bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin.

Untuk memenuhi kehidupan pun Elis membantu keluarga dengan menjadi kader posyandu kelurahan dengan upah Rp200 ribu/bulan.

“Percaya kepada Allah SWT dengan keadaan, jangan berburuk sangka. Di balik ketidaksempurnaan pasti ada kelebihan,” ucapnya tegar.

Elis yang saat ini tengah melanjutkan pendidikannya di Ma’had Hamzanwadi Pancor juga bercita-cita ingin menjadi penghapal Alquran.

Harry berharap mudah-mudahan ke depannya dengan ikhtiar yang akan dilakukan ini, Elis bisa sembuh dan terus beraktivitas mengejar cita-citanya. Semangat dan ketegarannya menjadi proses belajar untuk kita semua. Serta kepedulian semua pihak juga harus lebih ditingkatkan, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan, tekannya.

Lebih lanjut Harry mengatakan, ke depannya pihak Kemensos bersama lembaga sosial yang lain akan membantu untuk menuntaskan rumah yang sudah dibangun untuk keluarga Elis, seperti melengkapi MCK dan peralatan rumah tangga lainya.

“Nanti kita bantu lengkapi segala kekurangan rumah keluarga elis, agar lebih layak lagi untuk ditempati,” tandasnya.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Kitabisa. com yang telah memegang amanah dari masyarakat. Mudah-mudahan bisa dijaga dengan baik, agar kepedulian masyarakat tidak menurun karena hal-hal yang tidak kita inginkan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama turut hadir pada kunjungan tersebut Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit, Staf Khusus Menteri Bidang Pemerlu Pelayanan dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Luhur Budijarso Lulu, Sekretaris Dirjen Rehabilitasi Sosial Salahuddin Yahya, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Supomo, Kepala Sentra “Paramita” Mataram Sudirman, Perwakilan dari Dinas Sosial Lombok Timur, beserta aparat desa. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.