Jumat, 6 Desember 19

Kapitra Ampera: Kalau Mau Munajat Jangan di Monas

Kapitra Ampera: Kalau Mau Munajat Jangan di Monas
* Monas. (foto: riauaktual.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejumlah organisasi Islam akan mengadakan kegiatan Munajat 212 di Monas pada Kamis (21/2/2019), bertajuk Mengetuk Pintu Langit Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Agama.

Mantan kuasa hukum Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera, menilai Munajat 212 bukan untuk kepentingan ibadah tetapi hanya untuk politisasi ibadah. Karena, menurutnya, dalam ideologi Islam tidak ada mobilisasi massa untuk munajat kecuali untuk politik.

“Orang munajat itu di rumah masing masing atau di masjid, sementara sekitar monas itu banyak masjid. Ini bagian dari demostratif untuk mendukung pasangan 02 aja itu,” ujarnya, Kamis (21/2).

Tak hanya itu, beberapa politisi juga akan diundang dalam acara tersebut, hal itu membuktikan bahwa memang acara itu jelas untuk mendukung pasangan 02, maka dari itu, Kapitra meminta masyarakat untuk tidak usah mengikuti acara itu.

“Politisnya Kentel lah dan itu kemasan aja, saya pikir masyarakat ngga usah ngikutin itu, dan itu sudah terlalu jauh, masa monas dijadikan centra ibadah, bagaimana mungkin kok itu rumah ibadah dipindahkan ke monas, udah ngga bener itu, saya minta dihentikan itu,” tukasnya.

“Umat islam jangan mau di bodohi terus menerus seperti ini. Ya, soal politik itu pilihan masing masing dengan cara penilaian, tapi dengan cara seperti ini juga gak pernah ada referensinya dalam Islam,” tambahnya.

Kapitra mengimbau, masyarakat untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut, karena hal itu sudah jelah politisasi ibadah, bukan untuk munajat. Bagi Kapitra ibadah tak harus dilakukan di Monas, karena tuhan tidak ada di Monas.

“Tuhan ada dihati mereka, dihati kita, dan itu bukan tempat suci itu, masa minta yang suci ditempat yang kotor, seharusnya dirumah ibadah lah di tempat yang suci meminta kepada yang maha suci Allah,” tuturnya.

“Kecuali istiqhosah, atau shalat hari raya karena dianjurkan dilapangan, tapi klo munajat begini di situ gak ada itu,” pungkasnya. (Bal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.