Rabu, 1 Februari 23

JPU Tuntut Ferdy Sambo Penjara Seumur Hidup

JPU Tuntut Ferdy Sambo Penjara Seumur Hidup
* Ferdy Sambo saat menjalani persidangan pembacaan tuntutan terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023). (Foto: Edwin B/obsessionnews.com) (

Obsessionnews.com – Persidangan dugaan pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada Selasa (17/1/2023).

Persidangan hari ini pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Sambo. Dalam tuntutannya, Sambo dituntut penjara seumur hidup.

Baca juga: FOTO Sidang Tuntutan Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Dalam pembacaan tuntutan tersebut, Sambo dinilai Jaksa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap eks ajudannya Brigadir J.

Menurut Jaksa, pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dilakukan bersama-sama empat terdakwa lain yakni, Putri Candrawathi, Richard Eliezer atau Bharada E dan Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf.

“Menyatakan terdakwa Ferdy Sambo terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu sebagaimana yang diatur dan diancam dalam dakwaan pasal 340 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Jaksa dalam persidangan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ferdy Sambo dengan pidana penjara seumur hidup,“ tambahnya.

Baca juga: Masuk ke Ruang Sidang, Sambo Sempat Mau Dipeluk Penggemarnya

Dalam perkara ini, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) itu disebut Jaksa terbukti dengan sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain sebagaimana dakwaan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain itu, Ferdy Sambo juga juga dinilai terbukti melakukan perintangan penyidikan atau obstruction of justice terkait pengusutan kasus kematian Brigadir J.

Dalam dakwaan disebutkan, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Sambo yang saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Peristiwa pembunuhan disebut terjadi lantaran adanya cerita sepihak dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang mengaku dilecehkan oleh Brigadir J di Magelang pada 7 Juli 2022.

Sambo kemudian marah dan merencanakan pembunuhan terhadap Yoshua yang melibatkan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf di rumah dinasnya di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Atas tuntutan Jaksa tersebut, kubu Ferdy Sambo bakal menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi pada sidang selanjutnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.