Minggu, 19 September 21

Jokowi Serukan Kerjasama Intelijen ASEAN Hadapi Terorisme

Jokowi Serukan Kerjasama Intelijen ASEAN Hadapi Terorisme

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ini dunia dikejutkan oleh kabar duka dari aksi kekerasan yang terjadi di beberapa Negara. Untuk itu, Presiden Jokowi meminta dilakukan kerjasama yang lebih baik di bidang implementasi ASEAN Convention on Counter Terrorism.

“ASEAN perlu meningkatkan kerjasama intelijen dan melakukan kerjasama dalam perkuat peraturan hukum,” ujar Presiden ketika memberikan intervensi pada Persidangan Pleno KTT ke-27 ASEAN di KLCC, Kuala Lumpur Malaysia, seperti dikutip dari siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Sabtu (21/11/2015).

Selain isu terorisme, Presiden menyoroti penanganan migrasi irregular dan laut china selatan. Khusus mengenai laut china selatan, Jokowi menekankan bahwa perdamaian dan keamanan LCS harus tercipta dan hukum internasional harus dihormati.

Presiden mengingatkan bahwa Tahun 2015 merupakan tahun penting bagi ASEAN dimana Masyarakat ASEAN akan mulai dijalankan. Menuju ASEAN 2025, maka ASEAN harus mampu menjaga kesatuan dan sentralitas dimana dinamika kawasan kita akan semakin tinggi.

“Tanpa kesatuan dan sentralitas ASEAN, kawasan ini akan menjadi perebutan pengaruh kekuatan besar dan ASEAN harus mampu menghadirkan perdamaian dan kestabilan kawasan,” katanya.

ASEAN juga harus mampu menjadi organisasi yang lentur dan efisien melalui proses efisiensi pertemuan harus terus dilakukan dan mekanisme untuk tanggap secara cepat dan tepat terhadap perkembangan dunia harus diperkuat.

“ASEAN harus dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian masalah dunia dan ASEAN must be part of problem solver,” lanjut Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.