Jokowi Selalu Berharap Fasilitas Karantina Penyakit Menular di Pulau Galang Tak Dipakai

Jakarta, Obsessionnews.com - Pemerintah telah mempersiapkan fasilitas karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, terutama Covid-19, di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Lokasinya di bekas penampungan pengungsi Vietnam, sekitar 56 kilometer dari Batam. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi fasilitas karantina penyakit menular itu pada Rabu (1/4/2020) siang. "Saya selalu berharap fasilitas ini tidak dipakai. Tetapi paling tidak, kita sudah siapkan. Itulah harapan saya saat melihat dari dekat fasilitas observasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, terutama Covid-19 di Pulau Galang, siang ini," kata Jokowi di akun Facebooknya, Rabu malam. Fasilitas tersebut sudah siap untuk dioperasikan paling lambat Senin depan. Kapasitas bangunannya 1.000 tempat tidur yang dalam situasi saat ini untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19. Sekali lagi, ini semua kita siapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya. Kalau nanti pandemi ini sudah berlalu, fasilitas ini kita alihkan pada penggunaan yang lain, untuk rumah sakit penyakit-penyakit menular dan riset. Pantauan obsessionnews.com postingan Jokowi itu mendapat 49.133 like dan 3.374 komentar. Berikut ini komentar beberapa warganet: Nawir Ali: Saya jg berharap semoga tdk terpakai... semoga semua cpt berlaluWinie Rezliani: Semoga semua rakyat indonesia d beri kesehatan d jauh kan dari wabah penyakit ini & yg terjangkit semoga segera sembuh..dan kusus nya buat bpk.PRESIDEN JOKOWI beserta keluarga nya d beri kesehatan ????Manahan: Tetap semangat pak Presiden, terima kasih telah menyiapkan rumah sakit tempat pasien covid-19, doa kami selalu utk pak Presiden, semoga covid-19 secepatnya dapat diatasi.Wida Suci: Assalamualaikum yg terhormat bpk presiden yg tercinta.. Smoga wabah ini cepat berlalu, sy brusaha ikut berpartisipasi dgn membuat masker murah untuk masyarakat.. Ditempat kami harga masker melonjak sampai 10rb.. Kemudian sy berinisiatif karna kebetulan sy dpt menjahit.. Sy beli bahan katun dan menjual kain dgn harga kurang dr stengahnya.. Smoga dpt membantu mengurangi beban masyarakat untuk bisa memperoleh masker.. Smangat terus pak.. Mari kita sama" berjuang dan berdo'a.. Klw msh ada yg butuh masker bahan katun.. Kami msh menyediakan..(arh)





























