Minggu, 21 April 19

Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul di Lembaga Survei

Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul di Lembaga Survei
* Pasangan Capres nomor urut 01 Jo9kowi-Ma'ruf. (foto: RMOL Jabar)

Jakarta, Obsessionnews.comMenjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang, hasil lembaga survei bermunculan. Dari lembaga survei yang muncul, sebagian besar hasilnya masih mengunggulkan elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin.

Seperti survei terbaru Litbang Kompas pada 22 Februari 2019 – 5 Maret 2019 menunjukkan adanya penurunan elektabilitas pasangan calon Jokowi-Ma’ruf. Sebaliknya, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami kenaikan.

Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dalam survei terakhir Litbang Kompas berada di angka 49,2 persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 persen, dan 13,4 persen responden lainnya menyatakan rahasia. Selisih suara antara kedua pasangan menyempit menjadi 11,8 persen.

Pada survei Litbang Kompas sebelumnya, Oktober 2018, perolehan suara keduanya masih berjarak 19,9 persen dengan keunggulan suara di pihak Jokowi-Ma’ruf. Saat itu, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 52,6 persen, Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, dan 14,7 responden menyatakan rahasia.

Bersandar pada kedua periode hasil survei itu, dapat dikatakan momentum penguasaan politik enam bulan terakhir cenderung mengarah pada Prabowo-Sandi. Meski begitu, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf masih unggul dari Prabowo-Sandi.

“Sekalipun elektabilitas mereka masih tertinggal, hasil survei ini menunjukkan, sejak Oktober 2018 hingga kini terjadi peningkatan hingga 4,7 persen, atau rata-rata mendekati 1 persen setiap bulan. Sebaliknya, pada momen sama, rival politik mereka cenderung menurun hingga 3,4 persen,” tulis peneliti Litbang Kompas Bestian Nainggolan seperti dikutip dari kompas.com, Rabu (20/3/2019).

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Sementara itu, Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Februari 2019 dengan menggunakan simulasi kertas suara, menunjukan bahwa dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 58.7 persen. Sedangkan dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 30.9 persen. Sebesar 9.9 persen menyatakan belum menentukan pilihan atau rahasia dan sebesar 0.5 persen adalah suara tidak sah.

“Survei terbaru ini menunjukan bahwa Jokowi-Maruf masih unggul telak atas Prabowo-Sandi dengan selisih elektabilitas sebesar 27.8 persen,” ujar Ikrama Masloman dalam jumpa persnya, Selasa (19/3).

Sejak Agustus 2018, pasca pendaftaran capres-cawapres, elektabilitas Jokowi-Maruf tetap unggul dengan selisih diatas 20 persen dari pasangan Prabowo-Sandi. Namun keunggulan Jokowi-Maruf ini masih dibawah angka golput, yang sejak pilpres langsung berkisar antara 23-30 persen. Survei terakhir (Februari 2019) yang menunjukan selisih kedua capres melebar hingga angka 27.8 persen pun masih dibawah angka golput pilpres 2014 yang mencapai 30.42 persen.

Seperti diketahui, LSI Denny JA kembali mengadakan survei nasional pada akhir Februari 2019. Survei ini dilakukan pada tanggal 18-25 Februari 2019 melalui face to face interview menggunakan kuesioner. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dan margin of error sebesar +/- 2,9 %.

Survei dilaksanakan di 34 propinsi di Indonesia. LSI juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FGD, dan in depth interview. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.