Sabtu, 29 Januari 22

Jaga Stabilitas Pemerintah dan BI Ada di Pasar

Jaga Stabilitas Pemerintah dan BI Ada di Pasar

Jakarta, Obsessionnews – Stabilitas sistem keuangan dan makro eknomi masih terkendali saat tekanan luar dan domestik menyerang. Ini, kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro berdasar hasil asesmen triwulan II tahun 2015.

Bambang menyebutkan, stabilitas tersebut terlihat dari indikator hasil kajian Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kementerian Keuangan. Namun, tekanan pada pasar keuangan dan nilai tukar juga perlu ditingkatkan kewaspadaannya sebab saat ini kurs rupiah tidak mencerminkan fundamental dan lebih banyak disebabkan faktor luar khususnya dilemahkannya mata uang Cina.

Sementara itu, tekanan pada pasar saham serta pasar surat berharga negara (SBN) merupakan kombinasi antara sentimen negatif eksternal dan proyeksi kinerja emiten lebih rendah ketimbang ekspektasi investor.

“Untuk itu, FKSSK sepakat untuk memperkuat koordinasi kebijakan guna mengatasi permasalahan di pasar keuangan dan pelamahan nilai tukar,” kata Bambang di kantornya di Jakarta, Kamis (13/8).

Mengatasi lonjakan terhadap nilai tukar, kebijakan jangka pendek yang bakal diambil difokuskan pada upaya menjaga kurs sesuai fundamental. Makanya, Bank Indonesia menyatakan akan terus berada di pasar guna mengupayakan stabilitas rupiah.

Pemerintah, kata Bambang juga akan hadir di pasar demi menjaga stabilitas pasar SBN. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.