Israel Blokade Masjid Al-Aqsa

Organisasi Islam dan Kristen di al-Quds pendudukan menyatakan, akibat aksi rezim Zionis Israel dan blokade terhadap Masjid al-Aqsa selama dua hari berturut-turut, mereka telah kehilangan kontrol atas tempat suci ini. IRIB melaporkan, organisasi Islam dan Kristen di al-Quds pendudukan Ahad (16/7) menjelaskan, langkah Israel terhadap Masjid al-Aqsa, para pembela tempat suci ini dan warga Palestina yang memasuki kompleks Masjid al-Aqsa adalah kejahatan nyata terhadap tempat suci ini serta hak-hak umat Muslim. Terkait hal ini, Omar al-Kiswani, direktur Masjid al-Aqsa menyatakan, polisi Israel selain menginspeksi Masjid Kubah Kuning (Qubbat As-Sakhrah) untuk kelima kalinya, juga melakukan inspeksi besar-besaran di Masjid al-Aqsa. Selama proses ini pintu-pintu masjid rusak dan peralatan di dalamnya porak poranda. Sheikh Muhammad Husein, mufti al-Quds yang ditangkap rezim Zionis hari Jumat juga mengatakan, "Kami meminta bangsa Arab dan umat Muslim mengambil sikap serius demi mendukung Masjid al-Aqsa dan mengontrol rezim penjajah al-Quds serta melawan aksi-aksi anti Masjid al-Aqsa oleh Tel Aviv." Hari Jumat (14/7) menyusul operasi anti Zionis oleh tiga pemuda Palestina di al-Quds yang berujung pada gugurnya ketiga pemuda tersebut, serta tewasnya dua Zionis, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menginstruksikan penutupan pintu-pintu Masjid al-Aqsa. (ParsToday)





























