Kamis, 5 Agustus 21

General Aviation Bisa Jadi Kunci Sukses Pengembangan Pariwisata Indonesia

General Aviation Bisa Jadi Kunci Sukses Pengembangan Pariwisata Indonesia
* Menteri Arief Yahya bersama Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas dalam pertemuan general aviation di Hotel El-royale Banyuwangi, Jumat (26/7/2019). (Foto: IG Arief Yahya)

Jakarta, Obsessionnews.com – Usaha untuk mengembangkan pariwisata Indonesia terus dicari formulasinya. Salah satunya dengan menggelar seminar nasional di berbagai daerah. Kali ini seminar tentang pariwiata kembali diadakan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

 

Baca juga:

LinkAja Kerja Sama dengan Banyuwangi Soal Digitalisasi Pembayaran

Banyuwangi Suguhkan Atraksi Barong Ider Bumi Saat Libur Lebaran

Banyuwangi Gelar Berbagai Festival Ramadan

 

Sebuah seminar bertajuk General Aviation for Tourism digelar di Hotel El Royale Banyuwangi, Jumat, (26/7/2019) dengan menghadirkan para pembicara handal. Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir menjadi keynote speaker, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebagai plenary speaker.

Selain itu, seminar juga diisi oleh panelis dari pembicara yang berkompeten di bidangnya. Ada President Director PT Angkasa Pura II, kemudian penggiat General Aviation Marsdya TNI (purn) Eris Herryanto, Ibu Karin (Aircraft Owner and Pilot Association), Capt. Darmadi (CEO Flybest Flight Academy), Ditjen Perhubungan Udara, ASITA, serta Direktur Keselamatan Penerbangan PT Airnav Indonesia.

 

Baca juga:

Menteri Arief Minta BOP Labuan Bajo Percepat Pengembangan Pariwisata  

Sejumlah Daerah dengan Keunggulan Pariwisata Dianugerahi Indonesia Attractiveness Award 2019

Labuan Bajo Diharapkan Jadi Destinasi Pariwisata Utama Kelas Dunia

 

Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata, Kemenpar Judi Rifajantoro mengatakan, seminar ini bertujuan untuk memetakan potensi dari General Aviation untuk pariwisata. Baik itu sebagai akses jembatan udara maupun sebagai bagian dari atraksi pariwisata Indonesia.

Dalam diskusi ini juga melibatkan semua unsur pentahelix (akademisi, industri, pemerintah, komunitas, dan media). Dengan itu diperoleh formula yang pas dalam mengembangkan general aviation dalam mendukung pariwisata.

“Semoga diskusi ini dapat menjadi momentum kolaborasi antarsemua stakeholders pariwisata. Sehingga, target menjadikan pariwisata sebagai core ekonomi bangsa semakin mudah,” kata Judi,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat menyambut baik seminar ini. Karena, pengembangan kepariwisataan tidak akan cepat tanpa dukungan dan peran aktif semua pihak. Apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan.

Menurutnya, peran jembatan udara sangat dibutuhkan sebagai bagian dari atraksinya. Ia menilai General Aviation Dapat menjadi kunci sukses pengembang pariwisata Indonesia. Terlebih Indonesia punya potensi wisata unggulan yang tidak kalah dengan negara-negara lain.

“Kita punya 10 Destinasi Prioritas yang tengah dikembangkan. Di samping kekayaan alam dan budayanya, 7 dari 10 Destinasi Prioritas juga merupakan wisata pesisir dan bentang laut dimana peran General Aviation dapat dikembangkan untuk membantu aksesibilitas maupun menjadikan Atraksi atau Event Aviasi tersendiri yang tidak kalah menarik,” pungkas Mantan Dirut Telkom itu.

Adapaun President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan peran General Aviation cukup menjanjikan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, oleh karena itu perlu dirumuskan berbagai masukan dari para stakeholder agar dukungan terarah dan optimal.

“Kami berkomitmen agar seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II dapat mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia, selain juga tentunya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Muhammad Awaluddin.

Seluruh stakeholder yang hadir dalam Seminar General Aviation for Tourism ini memberikan masukan yang kemudian dirumuskan dalam satu output dan usulan kepada direktorat jenderal perhubungan udara kementerian perhubungan selaku regulator bagi kemajuan industri penerbangan sehingga dapat mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.