Rabu, 5 Oktober 22

Gaji Anggota Legislatif dari PKS Kembali Dipotong untuk Bansos Covid-19

Gaji Anggota Legislatif dari PKS Kembali Dipotong untuk Bansos Covid-19
* Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini. (Foto: Humas DPP PKS)

Jakarta, obsessionnews.com– Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI kembali menginstruksikan pemotongan gaji anggota legislatifnya mulai dari pusat hingga daerah untuk membantu rakyat terpapar dan terdampak Covid 19. Pemotongan berlaku untuk gaji bulan Agustus ini.

Baca juga:

PKS Desak Pemerintah Tindak Tegas Penyebar Info Nakes Jadikan Covid-19 Lahan Bisnis  

Salurkan Bantuan Bagi Korban Covid-19 Senilai Rp68,9 M, PKS Tegaskan Tak Pilih Kasih

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, sejak pandemi sudah kesekian kalinya Fraksi PKS memotong gaji anggotanya. Kali ini akan digunakan untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) dan disalurkan kepada rakyat terpapar Covid-19, antara lain dalam bentuk penyediaan paket sembako dan makanan bagi pasien isolasi mandiri (isoman).

“Lonjakan kasus pada gelombang kedua pandemi ini benar-benar memukul rakyat. Korban jiwa berjatuhan, banyak anak-anak menjadi yatim-piatu, banyak keluarga kehilangan kepala keluarga dan anggotanya. Akhirnya kita tidak punya banyak pilihan kecuali mengetatkan kembali aktivitas yang tentunya berdampak secara sosial dan ekonomi,” ungkap Jazuli sebagaimana dikutip obsessionnews.com dari situs resmi PKS, Minggu (8/8/2021).

Menurut Jazuli, banyak keluhan dari rakyat yang disampaikan maupun disaksikan langsung oleh para anggota legislatif dari PKS tentang sulitnya kondisi mereka dalam mengakses layanan kesehatan maupun bansos untuk menopang penghidupan.

“Fraksi PKS di DPR terus mendesak pemerintah agar menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama. Sistem dan layanan kesehatan harus ditingkatkan, sementara bantuan sosial untuk rakyat harus merata berdasarkan basis data yang valid dan akurat. Agar bansos benar-benar sampai kepada rakyat yang membutuhkan,” tutur Jazuli.

Namun demikian, lanjut anggota Komisi I DPR ini, karena realitasnya begitu banyak rakyat yang kesulitan ekonomi dan tidak dapat mengakses bansos sehingga membutuhkan uluran tangan langsung, DPP PKS telah menginstruksikan struktur dan kader PKS untuk menghimpun bansos ebih besar lagi.

“Atas dasar itu Fraksi PKS kembali memotong gaji anggotanya dari pusat hingga daerah sebagai bentuk solidaritas sosial, empati, dan gotong royong agar dapat membantu rakyat lebih luas lagi,” tandas Jazuli.

Dia bersyukur banyak elemen masyarakat, relawan, dan organisasi sosial yang menunjukkan solidaritas sosial di tengah pandemi saat ini. Ada yang membantu ambulance, oksigen, alat pelindung diri (APD), menyediakan makanan bagi pasien isoman, hingga mengadakan rumah sakit lapangan/darurat.

“Solidaritas sosial, empati, kepedulian dan gotong royong ini benar-benar kita butuhkan di masa pandemi ini. Inilah karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Insya Allah PKS berkomitmen menjadi bagian yang akan terus menghidupkannya hingga wabah ini benar-benar dapat diatasi,” ujar Jazuli. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.