Minggu, 2 Oktober 22

Ferdy Sambo Minta Maaf atas Perbuatannya kepada Polri, Keluarga, dan Masyarakat Luas

Ferdy Sambo Minta Maaf atas Perbuatannya kepada Polri, Keluarga, dan Masyarakat Luas
* Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo. (Foto: polri.go.id/Humas)

Obsessionnews.com – Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus terbunuhnya Brigadir J alias Novriansyah Yoshua Hutabarat di rumah dinas Ferdy, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ferdy ditahan di Mako Brimob.

Baca juga:

Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo Jadi ‘Trending Topic’ di Google Trends

Mengerikan, Ancaman Maksimal untuk Ferdy Sambo Hukuman Mati

Ferdy menitipkan sejumlah pesan kepada pengacaranya, Arman Hanis. Pesan tersebut dituliskan dalam secarik kertas. Isinya Ferdy minta maaf atas perbuatannya kepada Polri, keluarga, dan masyarakat luas.

Arman mengungkapkan isi pesan yang dititipkan oleh Ferdy Sambo kepada awak media di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022) malam.

Ini isi pesan Ferdy Sambo:

Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan informasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga.

Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan.

Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai.

Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada bapak Kapolri yang sangat saya hormati, saya memohon maaf dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini saya memohon maaf, sekali lagi saya memohon maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri.

Izinkan saya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah saya perbuat sesuai hukum yang berlaku. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.